Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Healing Terus Sampai Dompet Menangis: Gaya Hidup Anak Muda Masa Kini

Healing Terus Sampai Dompet Menangis: Gaya Hidup Anak Muda Masa Kini

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
18 Juni 2026, 22.02 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Healing
Foto : Dokumentasi Pribadi

JurnalPost.com - Belakangan ini, istilah healing semakin populer di kalangan anak muda. Banyak orang menganggap healing sebagai cara untuk menghilangkan stres akibat tugas kuliah, pekerjaan, hubungan, maupun tekanan kehidupan sehari-hari. Bentuknya pun bermacam-macam, mulai dari nongkrong di kafe, staycation, konser, belanja online, hingga liburan singkat bersama teman. Namun, tanpa disadari, kebiasaan tersebut sering membuat pengeluaran menjadi tidak terkendali.

Fenomena ini cukup sering terjadi pada generasi muda, terutama karena pengaruh media sosial. Ketika melihat orang lain pergi liburan, menikmati makanan mahal, atau membeli barang terbaru, seseorang akan merasa tertarik untuk melakukan hal yang sama. Akibatnya, healing tidak lagi menjadi kebutuhan untuk menenangkan diri, melainkan berubah menjadi tuntutan gaya hidup agar tidak dianggap tertinggal.

IKLAN

Banyak anak muda sebenarnya sadar bahwa kondisi keuangan mereka belum stabil. Akan tetapi, rasa lelah akibat aktivitas sehari-hari membuat mereka merasa pantas memberikan hadiah untuk diri sendiri. Tidak sedikit yang akhirnya menggunakan uang tabungan hanya demi mengikuti tren sesaat. Bahkan, ada yang rela menggunakan fitur paylater agar tetap bisa menikmati gaya hidup tertentu.

Anak anak berterima kasih kepada donatur
Baca Juga

Anak-Anak Penyintas Bencana Gempa Flores Berterima Kasih kepada Donatur dan Relawan UAR

Padahal, healing yang sehat tidak selalu membutuhkan biaya mahal. Menenangkan diri dapat dilakukan dengan cara sederhana, seperti berjalan sore, membaca buku, mendengarkan musik, berolahraga, atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Sayangnya, media sosial sering membentuk pola pikir bahwa kebahagiaan harus terlihat mewah dan menarik untuk diunggah.

IKLAN

Kebiasaan konsumtif seperti ini dapat berdampak buruk apabila dilakukan terus-menerus. Seseorang bisa kesulitan mengatur keuangan, memiliki utang, bahkan merasa stres karena kebutuhan hidup tidak terpenuhi. Ironisnya, tujuan awal healing untuk mengurangi tekanan justru berubah menjadi sumber masalah baru.

Generasi muda perlu memahami bahwa menjaga kesehatan mental memang penting, tetapi kondisi finansial juga tidak boleh diabaikan. Menikmati hidup bukan berarti harus selalu mengikuti tren. Setiap orang memiliki kemampuan ekonomi yang berbeda sehingga tidak perlu memaksakan diri demi validasi sosial.

Pada akhirnya, healing seharusnya membantu seseorang merasa lebih tenang, bukan membuat dompet menangis setelahnya. Anak muda perlu belajar membedakan antara kebutuhan emosional dan keinginan sesaat agar dapat menjalani hidup dengan lebih seimbang, baik secara mental maupun finansial.

BUNDA HENI
Baca Juga

Anak-Anak Korban Gempa Flores Riang Gembira Bersama Psikolog Bunda Heni

Sekian, Terima Kasih Sofie Dea Destiana, Mahasiswa PGSD

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/healing-terus-sampai-dompet-menangis-gaya-hidup-anak-muda-masa-kini/94640/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.36 WITA

  • #Trauma Healing

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Pilihan Editor

  1. 1 Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan
  2. 2

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  3. 3

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. 4

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  5. 5

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.