Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kemenag Perkenalkan Kitab Ad-Durrul Aniq sebagai Rujukan Ilmu Falak

Kemenag Perkenalkan Kitab Ad-Durrul Aniq sebagai Rujukan Ilmu Falak

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
21 Desember 2025, 16.49 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Rujukan Ilmu Falak

Wajo, Bimas Islam, JurnalPost.com — Kementerian Agama (Kemenag) memperkenalkan kitab Ad Durrul Aniq dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Hisab Rukyat di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (19/12/2025). Kitab tersebut diperkenalkan sebagai rujukan penguatan keilmuan falak, terutama di lingkungan pesantren.

Kitab Ad-Durrul Aniq rencananya akan didistribusikan ke pesantren-pesantren di seluruh Indonesia, disertai pelatihan serta pengembangan aplikasi berbasis teknologi yang merujuk pada kitab tersebut.

IKLAN

Kepala Subdirektorat Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi, mengatakan, Bimtek Hisab Rukyat digelar di tengah keprihatinan terhadap minimnya minat generasi muda pada ilmu falak. Padahal, lanjutnya, ilmu falak memiliki peran strategis dalam penentuan awal bulan hijriah, arah kiblat, serta waktu-waktu ibadah.

pejabat Kementerian Agama
Baca Juga

Kemenag Tegaskan Peran Strategis Penghulu sebagai Perawat Umat di Tengah Transformasi KUA

Ismail menilai, penguatan kembali ilmu falak penting dilakukan agar ketertiban pelaksanaan ajaran agama tetap terjaga dan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.

Ia menyebut, Bimtek Hisab Rukyat di Wajo tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas teknis peserta, tetapi juga menumbuhkan kembali kesadaran akan pentingnya ilmu falak.

“Ilmu falak ini sebenarnya sangat menarik karena kegiatannya mengamati langit. Namun kenyataannya, peminatnya masih sangat minim, termasuk dari kalangan generasi muda dan perempuan,” ujar Ismail.

IKLAN

Ia menjelaskan, pendekatan pembelajaran falak perlu dikemas secara lebih adaptif agar mudah dipahami dan diminati. Ismail menyebut pengamatan benda langit sebagai bentuk “wisata langit” yang bersifat edukatif dan bernilai ibadah karena berkaitan langsung dengan penentuan awal bulan Kamariah.

Uji Kapasitas
Baca Juga

Masuk Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

“Yang kita dorong adalah pengamatan langit yang bermanfaat, terutama untuk kepastian awal bulan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, mengatakan, hisab rukyat merupakan pilar penting dalam menjaga ketertiban pelaksanaan ajaran agama sekaligus sarana pemersatu umat.

“Hisab rukyat itu wadah pemersatu, bukan pembelah. Ini penting karena menyangkut penentuan waktu-waktu ibadah seperti 1 Ramadan, 1 Syawal, dan 9 Zulhijah,” tegas Ali Yafid.

Ia juga menekankan pentingnya ketaatan terhadap keputusan pemerintah dalam penetapan hari besar keagamaan. Menurutnya, keputusan isbat merupakan bagian dari kewajiban menaati ulil amri demi kemaslahatan bersama.

Peserta Short Course
Baca Juga

Peserta Short Course Penghulu Ikuti GEMAH, Perkuat Implementasi Ekoteologi di KUA

Dalam Bimtek tersebut, Kemenag turut memperkenalkan kitab Ad Durrul Aniq sebagai langkah awal pembangunan ekosistem keilmuan falak berbasis pesantren.

Ismail berharap Kabupaten Wajo dapat menjadi salah satu titik penting kebangkitan ilmu falak di tingkat nasional. Penguatan falak dinilai strategis, tidak hanya untuk menjaga akurasi penetapan waktu ibadah umat Islam, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan tradisi keilmuan Islam yang telah lama hidup di Nusantara.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/kemenag-perkenalkan-kitab-ad-durrul-aniq-sebagai-rujukan-ilmu-falak/89356/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.24 WITA

  • #Berita Kemenag

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Pilihan Editor

  1. 1 Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3
  2. 2

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  3. 3

    Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur

  4. 4

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  5. 5

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.