Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  2. Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

  3. Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  1. Beranda
  2. Politik
  3. Kongres X GPM Tetapkan Alit Kelakan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

Kongres X GPM Tetapkan Alit Kelakan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

Foto profil Shella Paramitha
Penulis: Shella Paramitha
29 Oktober 2026, 17.23 WITA Editor: Rina Maharani
5 menit baca
Alit Kelakan

JAKARTA, JurnalPost.com — Kongres X Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) yang digelar pada 28–29 Oktober 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, menghasilkan kepemimpinan baru di tingkat pusat. I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, yang akrab dikenal sebagai Alit Kelakan, terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GPM periode 2026–2030.

Alit memperoleh kepercayaan peserta kongres melalui mekanisme musyawarah mufakat. Keputusan tersebut sekaligus menandai pergantian kepemimpinan dari Izedrik Emir Moeis yang telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Ketua Umum DPP GPM.

IKLAN

Dalam sambutan seusai pemilihan, Alit menyampaikan terima kasih kepada para kader yang telah memberikan amanat kepemimpinan kepadanya.

Hasto Kristiyanto Ajak Kader
Baca Juga

Kongres X GPM di TMII, Hasto Kristiyanto Tekankan Ideologi dan Kaderisasi

Ia menilai musyawarah mufakat yang berlangsung dalam kongres merupakan bentuk pelaksanaan demokrasi sebagaimana diajarkan Bung Karno, dengan mengutamakan kebersamaan dalam pengambilan keputusan.

Bagi Alit, kepemimpinan organisasi bukan sekadar menjalankan kewenangan struktural. Ia menekankan bahwa kemajuan GPM harus dibangun melalui partisipasi aktif seluruh kader, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Kepemimpinan Kolektif dan Penguatan Kader

Salah satu perhatian utama Alit dalam memimpin GPM adalah membangun kembali kekuatan organisasi melalui konsolidasi yang berkelanjutan.

Ia memandang soliditas antarkader sebagai fondasi penting untuk menjalankan berbagai agenda perjuangan Marhaenis.

Mahasiswi Ilmu
Baca Juga

Erick Komala Terima Penghargaan atas Dedikasi Memperkuat Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Jawa Timur

Karena itu, komunikasi dan diskusi internal perlu terus dikembangkan agar setiap keputusan organisasi memiliki dukungan serta dapat dilaksanakan secara bersama-sama.

Selain konsolidasi, Alit memberikan perhatian khusus terhadap pemahaman ideologi kader.

Menurutnya, Marhaenisme tidak seharusnya hanya dipelajari sebagai teori politik. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu diterapkan dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan masyarakat.

“Kalau ngerti Pancasila harus ngerti Marhaenisme, kalau mau paham Pancasila harus paham Marhaenisme,” tegas Alit.

Deklarasi Perempuan Mengawasi
Baca Juga

Pengawasan Pemilu Berbasis Gender: Mengapa Harus Ada Perempuan dalam Struktur Pengawas Pemilu?

Melalui pernyataan tersebut, Alit ingin menempatkan penguatan pemahaman ideologi sebagai bagian penting dari proses pembinaan kader GPM.

Ia berharap kader tidak hanya memahami gagasan Marhaenisme secara konseptual, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan persoalan sosial yang berkembang di lingkungan masing-masing.

Dorong GPM Lebih Dekat dengan Persoalan Masyarakat

Selain membenahi organisasi dan memperkuat pemahaman ideologi, Alit menempatkan pendampingan kaum Marhaen sebagai agenda penting kepemimpinannya.

Ia menyoroti perlunya keterlibatan kader dalam menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan yang berkaitan dengan sistem kekuasaan, ekonomi, dan budaya.

Menurut Alit, gerakan Marhaenis harus memiliki kehadiran nyata dalam kehidupan masyarakat. Perjuangan yang dijalankan tidak cukup berhenti pada pernyataan sikap, melainkan perlu diwujudkan melalui langkah yang memberikan manfaat bagi kelompok masyarakat yang didampingi.

“GPM harus berdaya politik, ekonomi, dan sosial,” ujarnya.

Pandangan tersebut menjadi salah satu arah yang ingin dibangun Alit selama memimpin GPM hingga 2030.

IKLAN

Untuk mendukung pelaksanaannya, ia mengharapkan keterlibatan para kader serta dukungan tokoh senior organisasi.

Alit juga secara khusus meminta dukungan mantan Ketua Umum DPP GPM Izedrik Emir Moeis beserta para senior Marhaenis agar pengalaman dan pengetahuan mereka dapat menjadi bagian dari penguatan organisasi pada masa mendatang.

Perjalanan Alit Kelakan dari Aktivis Mahasiswa hingga DPR RI

Alit Kelakan memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi kemahasiswaan, politik, dan pemerintahan.

Keterlibatannya dalam gerakan mahasiswa antara lain ditandai dengan jabatan sebagai Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Denpasar pada periode 1994–1996.

Setelah itu, ia dipercaya menjadi anggota Presidium GMNI periode 1996–1998.

Hubungannya dengan lingkungan organisasi Marhaenis juga berlanjut melalui Persatuan Alumni GMNI. Alit tercatat pernah menjabat sebagai Ketua DPD Persatuan Alumni GMNI Provinsi Bali periode 2018–2023.

Di bidang politik, ia memiliki pengalaman dalam kepengurusan PDI Perjuangan di tingkat daerah maupun pusat.

Sementara itu, perjalanan kariernya di pemerintahan dimulai ketika ia menjadi anggota DPRD Provinsi Bali periode 1999–2003.

Pada 2003, Alit mengemban jabatan sebagai Wakil Gubernur Bali mendampingi Gubernur Dewa Made Beratha hingga 2008.

Setelah menyelesaikan tugas di pemerintahan provinsi, ia melanjutkan kiprahnya di lembaga perwakilan nasional.

Alit terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Provinsi Bali untuk periode 2009–2014.

Ia kemudian menjadi anggota DPR RI periode 2019–2024 dan kembali memperoleh kepercayaan masyarakat untuk menjabat pada periode 2024–2029.

Pengalaman di berbagai organisasi dan lembaga pemerintahan tersebut menjadi latar belakang Alit ketika menerima tanggung jawab memimpin DPP GPM.

Menjaga Semangat Marhaenisme di Tengah Perubahan Zaman

Kongres X GPM tahun ini mengangkat tema “Marhaenist Future: Dedication of Life, Tetap Setia di Jalan Ideologi.”

Tema tersebut menegaskan keinginan organisasi untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai Marhaenisme sembari menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan politik.

Pelaksanaan kongres pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda memberi makna tersendiri bagi organisasi yang menempatkan peran pemuda sebagai bagian dari gerakan perjuangannya.

Dengan terpilihnya Alit Kelakan, GPM memasuki periode kepemimpinan baru yang akan berlangsung hingga 2030.

Konsolidasi organisasi, penguatan ideologi, dan pendampingan masyarakat menjadi tiga agenda yang akan menentukan bagaimana GPM mengembangkan perannya dalam empat tahun mendatang.

Keberhasilan agenda tersebut pada akhirnya bergantung pada kemampuan kepengurusan baru membangun kerja sama antarkader dan menerjemahkan gagasan perjuangan menjadi kegiatan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/kongres-x-gpm-tetapkan-alit-kelakan-sebagai-ketua-umum-periode-2026-2030/98412/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 02 November 2026, 11.23 WITA

  • #Alit Kelakan
  • #Gerakan Pemuda Marhaenis
  • #Izedrik Emir Moeis
  • #Ketua Umum GPM
  • #Kongres X GPM
  • #Marhaenisme
  • #TMII Jakarta

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

BOC Hong Kong Cabang Jakarta Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Nina Bahtiar Resmi Gabung PSI, Perkuat Konsolidasi di Jawa Barat

"Beautiful" Versi Qeyrra Santino, Lagu Lama dengan Nuansa Baru

Paslon 03 Dinilai Minim Visi dan Misi Yaitu Lebih Banyak Serang Paslon Lain dalam Debat Pilkada Balikpapan 2024

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Siapa MING VENUS? DJ Asal Surabaya yang Punya 101 Ribu Followers TikTok

Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

Dari Fermentasi dan Inovasi ke Modernisasi: Mengangkat Nilai Jual Tempe melalui Teknologi Modern

Pilihan Editor

  1. 1 Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines
  2. 2

    Barangkali Kita Hanya Takut Tidak Lagi Disukai

  3. 3

    Flu Sedang Naik: Kapan Cukup Istirahat di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

  4. 4

    Lampu Merah, Semua Berhenti! Murid TK Khasanah Asyik Mengenal Kendaraan Darat, Air, dan Udara Hingga Jatuh Hati pada Lalu Lintas

  5. 5

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.