Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

Foto profil Fatimah
Penulis: Fatimah
10 Oktober 2026, 22.24 WITA Editor: Danang Purnama
4 menit baca
Menag Dorong Kemandirian Pesantren

JurnalPost.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan meningkatkan mutu pendidikan pesantren di Indonesia. Menurutnya, pesantren memiliki kekhasan dalam sistem pendidikan yang memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dengan pembentukan karakter dan kedalaman spiritual.

Hal tersebut disampaikan Menag saat mengunjungi Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menag juga mendapat pemaparan mengenai berbagai inovasi pesantren, mulai dari pengembangan ekonomi produktif, pelestarian lingkungan, hingga transformasi layanan digital.

IKLAN

Menag menjelaskan bahwa keunggulan pendidikan pesantren terletak pada metodologi pembelajaran yang tidak semata mengandalkan kemampuan intelektual. Tradisi pesantren juga mengajarkan santri untuk mengasah intuisi, melakukan kontemplasi (tafakkur), serta menjalankan penyucian jiwa (tazkiyah) sebagai bagian dari proses menuntut ilmu.

Pesantren Bakery Workshop in Action
Baca Juga

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

"Di pondok pesantren, tazkiyah dulu baru ta'lim (penerimaan ilmu). Pembelajarannya bukan hanya deduksi akal, tetapi ada intuisi, kontemplasi, dan tazkiyah. Hal itulah yang mendatangkan keberkahan sehingga melahirkan tingkat kedalaman spiritual haqqun yaqin," terang Menag di hadapan para santri.

Lebih lanjut, Menag menaruh harapan besar terhadap penguatan kelembagaan pesantren melalui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren. Kehadiran unit tersebut diharapkan semakin memperkuat dukungan pemerintah dalam memajukan ekosistem pesantren, baik dari aspek pendidikan, kemandirian, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Melalui Ditjen Pontren ini, kita berharap agar Kemenag terus bisa lebih mengangkat martabat dan memajukan pondok pesantren di Indonesia, termasuk pesantren Al Yasini,” ucapnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Yasini, Nanik Asnawati, memaparkan berbagai capaian pesantren yang berdiri sejak 1940 dan kini mengasuh 4.561 santri, terutama dalam penguatan kemandirian ekonomi melalui koperasi dan unit usaha produktif untuk menopang pendidikan serta pemberdayaan masyarakat sekitar.

Kemenag Salurkan
Baca Juga

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

"Saat ini, Kopontren Al Yasini memiliki 19 unit retail, produk air minum dalam kemasan Al Yasini yang ada di hadapan Bapak, itu adalah milik kami sendiri, serta KSPPS dengan 10 kantor layanan," papar Nanik.

IKLAN

Berkat pengembangan usaha tersebut, Kopontren Al Yasini berhasil meraih Juara 1 Koperasi Berprestasi Jawa Timur kategori kopontren mandiri serta Juara 1 Santripreneur Nasional kategori perdagangan pada 2026. Keberhasilan itu juga memberikan manfaat langsung melalui berbagai program sosial dan pendidikan.

"Manfaat usahanya disalurkan setiap tahun melalui beasiswa santri tahfidz, santri berprestasi, bantuan seragam, fasilitas belajar, dan sedikitnya 1.000 paket sembako kami bagikan setiap bulan Ramadan, penyaluran hewan kurban, serta bantuan pembangunan dan renovasi fasilitas masyarakat," ungkapnya.

Selain mengembangkan usaha produktif, Al Yasini juga mengelola wakaf uang dan dana abadi berbasis syariah untuk menopang keberlanjutan pengabdian pesantren. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi yang berorientasi pada kemaslahatan jangka panjang.

MIT 22 Posko 176
Baca Juga

KKN UIN Walisongo Salurkan Wakaf Al-Qur’an ke Tiga Pondok Pesantren di Desa Krompaan

Pada aspek lingkungan, Nanik menjelaskan bahwa Al Yasini menerapkan konsep eco-pesantren berbasis ekoteologi melalui pengelolaan sampah, penghematan energi, pemanfaatan tenaga surya, hingga pengembangan biogas. Inovasi tersebut mengantarkan Al Yasini diusulkan menerima penghargaan lingkungan hidup dari Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur.

Al Yasini juga melakukan transformasi layanan berbasis teknologi digital. Inovasi tersebut dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pesantren sekaligus memperkuat keterlibatan orang tua dalam memantau perkembangan santri.

"Dalam menghadapi perkembangan teknologi, kami mengembangkan aplikasi Al Yasini-U untuk memudahkan wali santri memantau kesehatan, kedisiplinan, prestasi, kehadiran, serta perizinan putra-putrinya. Kami juga menghadirkan aplikasi Saku untuk transaksi nontunai berbasis kartu tanda santri, sehingga orang tua dapat mengatur batas pengeluaran anak," jelas Nanik.

Sebelum mengunjungi Al Yasini, Menag terlebih dahulu menghadiri kegiatan di Universitas Yudharta Pasuruan dan menekankan pentingnya memadukan ilmu pengetahuan dan agama dalam membangun kemajuan peradaban. Selepas dari Al Yasini, Menag melanjutkan rangkaian kunjungannya dengan bersilaturahim ke Pondok Pesantren Mambaus Shalihin, Gresik, Jawa Timur.

Rangkaian kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian Kementerian Agama terhadap penguatan pendidikan Islam dan ekosistem pesantren. Melalui peningkatan mutu pendidikan, kemandirian ekonomi, dan inovasi teknologi, pesantren diharapkan semakin berdaya, adaptif, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/menag-dorong-kemandirian-pesantren-apresiasi-inovasi-ekonomi-dan-digital-al-yasini/98103/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.04 WITA

  • #Al Yasini
  • #Ekonomi Pesantren
  • #Kemandirian Pesantren
  • #Kemenag
  • #Pasuruan
  • #Pendidikan Islam
  • #pondok pesantren

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Pilihan Editor

  1. 1 DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD
  2. 2

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

  3. 3

    Peran Teknologi Pangan dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional

  4. 4

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  5. 5

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.