Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Internasional
  3. Mengenal Sistem Pembayaran Digital di China yang Kian Populer di Kalangan Wisman

Mengenal Sistem Pembayaran Digital di China yang Kian Populer di Kalangan Wisman

Foto profil Nurul
Editor: Nurul
22 September 2025, 18.34 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
wisatawan dari Prancis

Sejumlah wisatawan dari Prancis menikmati sup pangsit di Yuyuan Garden Mall di Shanghai, China timur, pada 21 Januari 2025. (Xinhua/Chen Aiping)

JAKARTA, JurnalPost.com - Di tengah pesatnya transformasi digital yang terjadi di China, sistem pembayaran nontunai menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

IKLAN

Bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke China, termasuk wisatawan Indonesia, memahami dan mengakses alat pembayaran digital, seperti Alipay dan Wechat Pay, menjadi kebutuhan krusial untuk menikmati perjalanan yang lancar dan efisien.

China dan Indonesia
Baca Juga

China dan Indonesia Genjot Kerja Sama Keuangan via LCT dan Kode QR Pembayaran

Mulai 2023, dua aplikasi pembayaran terpopuler di China tersebut resmi membuka akses bagi wisman untuk menautkan kartu kredit internasional, seperti Visa dan Mastercard, ke dalam sistem mereka.

Inovasi ini memberikan kemudahan transaksi dalam berbagai aktivitas wisata, mulai dari membeli jajanan kaki lima hingga menggunakan moda transportasi umum.

Alipay, yang dikembangkan oleh Ant Group, dan WeChat Pay, bagian dari aplikasi WeChat milik Tencent, saat ini menguasai lebih dari 90 persen transaksi digital di China. Sebagian besar toko, restoran, hotel, dan bahkan transportasi publik kini menerima pembayaran digital.

Wisman dapat mengakses sistem pembayaran ini hanya dengan mengunduh aplikasi Alipay atau WeChat.

beli
Baca Juga

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Setelah mengunduh aplikasi itu, wisatawan dapat membuat akun menggunakan nomor telepon aktif dan melengkapi verifikasi paspor. Kemudian, wisatawan dapat menghubungkan kartu bank internasional mereka dengan Alipay dan Wechat Pay.

Kedua aplikasi tersebut juga menawarkan layanan e-wallet berbasis yuan untuk turis, di mana pengguna dapat mengisi saldo melalui kartu kredit, kartu debit, atau transfer internasional.

Wisman yang mengunjungi Shanghai di China timur dapat menggunakan Easy Go, sebuah platform lengkap yang bertujuan untuk menyederhanakan layanan digital bagi pengunjung internasional.

IKLAN

Shanghai meluncurkan platform tersebut dengan memanfaatkan kebijakan bebas visa yang semakin diperluas dan pengembalian pajak instan yang diberlakukan oleh China.

bayar
Baca Juga

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Platform ini membuat pelancong tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi serta mengatasi kendala bahasa yang mereka hadapi sebelumnya.

Para pengguna internasional dapat mendaftar hanya dengan satu kali klik untuk mengakses 30 program mini yang berkaitan dengan empat sektor utama, yakni kuliner, transportasi, wisata, dan belanja.

Fungsi intinya meliputi pengiriman makanan, rekomendasi restoran, angkutan umum, layanan transportasi daring (ride-hailing), rekomendasi perjalanan, pemesanan tiket, penyimpanan bagasi, dan lokasi layanan pengembalian pajak.

Platform tersebut beroperasi terutama dalam bahasa Inggris dan menawarkan terjemahan multibahasa secara waktu nyata (real-time).

"Easy Go merupakan platform yang sangat mudah untuk digunakan karena semuanya menjadi satu," kata Clarisse Le Guernic, yang berasal dari Prancis. "Turis asing yang datang ke Shanghai, mereka tidak perlu mengunduh banyak aplikasi berbeda, dan mereka dapat melakukan pembayaran, menerjemahkan, memesan makanan, menggunakan layanan penyewaan sepeda cukup dengan Easy Go."

Mulai Juni, pelancong dari 55 negara dapat memanfaatkan program transit bebas visa selama 240 jam di China. China juga telah memperluas program akses bebas visa unilateral, yang memungkinkan wisatawan dari 47 negara untuk tinggal selama hingga 30 hari.

Insiatif China dalam membuka sistem pembayarannya bagi wisman merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan wisata yang ramah digital.

Dukungan pemerintah terhadap kebijakan integrasi teknologi ke sektor pariwisata terlihat dari kebijakan bank sentral negara tersebut, People's Bank of China (PBOC), yang mendorong penggunaan aplikasi pembayaran bagi pelancong sejak pertengahan 2023.

Dengan kesiapan sistem, keterbukaan teknologi, dan dukungan infrastruktur, China kini menjadi salah satu destinasi wisata paling maju dalam hal transaksi digital, menjadikan pengalaman wisata semakin nyaman, efisien, dan modern. (Xinhua)

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/mengenal-sistem-pembayaran-digital-di-china-yang-kian-populer-di-kalangan-wisman/85999/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.57 WITA

  • #Berita Xinhua
  • #Pembayaran Digital
  • #Pembayaran QRIS

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Raih ACRA Award di Thailand, Kepala BSSN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

BPKH dan Bank Muamalat Ajak Diaspora Indonesia di Malaysia Persiapkan Haji Sejak Dini

Pakar Indonesia Tertarik Kembangkan Moksibusi Sensitif Panas Usai Forum Pengobatan Tradisional SCO 2026

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Pilihan Editor

  1. 1 UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali
  2. 2

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  3. 3

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  4. 4

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  5. 5

    Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.