JurnalPost.com - Tahun Baru Hijriah 1448 bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Islam. Muharram adalah momentum hijrah, yaitu berpindah dari keadaan yang kurang atau tidak baik menjadi baik atau dari yang sudah baik menuju keadaan yang lebih baik. Bagi relawan kemanusiaan, hijrah bukan hanya bermakna memperbaiki ibadah dan akhlak, tetapi juga meningkatkan kapasitas diri agar semakin siap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat hijrah inilah yang menjadi ruh berbagai program pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), termasuk pelaksanaan Pelatihan Urban Search and Rescue (USAR) yang akan digelar pada 19–21 Juni 2026 di Banten bekerja sama dengan Basarnas.
Bulan Memperbesar Amal
Salah satu keistimewaan bulan Muharram adalah besarnya pahala amal saleh yang dikerjakan di dalamnya. Para ulama menjelaskan bahwa bulan-bulan haram memiliki kemuliaan tersendiri di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Sahabat Nabi, Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata: "Allah menjadikan amalan saleh (di bulan-bulan haram) dan ganjaran yang didapatkan di dalamnya lebih besar." (Tafsir Ibnu Katsir, 3/26)
Penjelasan Ibnu Abbas ini menjadi motivasi bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan selama bulan Muharram. Bagi relawan kemanusiaan, amal saleh tidak hanya berupa ibadah mahdhah seperti puasa, shalat, dan sedekah, tetapi juga berbagai aktivitas yang membawa manfaat bagi umat.
Mengikuti pelatihan USAR, meningkatkan keterampilan penyelamatan, membantu korban bencana, menjadi donor darah, melakukan evakuasi, menyalurkan bantuan kemanusiaan, hingga membina anggota baru merupakan bagian dari amal saleh yang bernilai besar di sisi Allah apabila dilakukan dengan ikhlas mengharap ridha-Nya.
Karena itu, rencana Pelatihan Urban Search and Rescue (USAR) UAR di Banten pada 19–21 Juni 2026 hendaknya dipandang bukan sekadar kegiatan organisasi, tetapi sebagai sarana mempersiapkan diri untuk menolong sesama dan memperbesar amal kebaikan sehingga ketika para relawan ditunjuk mengikuti pelatihan mereka dengan antusias menyambut kesempatan baik itu.
Mendukung Relawan
Tidak semua orang dapat terjun langsung ke lapangan saat terjadi bencana atau mengikuti pelatihan-pelatihan teknis. Namun Islam memberikan kabar gembira bahwa mereka yang mendukung perjuangan tersebut juga akan mendapatkan pahala yang besar.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Barangsiapa yang membantu perlengkapan orang yang berjuang di jalan Allah, maka sungguh ia juga telah ikut berjuang di jalan Allah. Dan barangsiapa yang membantu keluarga seorang yang berjuang di jalan Allah dengan suatu kebaikan, maka ia juga telah ikut berjuang di jalan Allah." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini mengandung pelajaran penting bahwa perjuangan adalah kerja bersama. Ada yang berada di garis depan, ada pula yang mendukung dari belakang. Semuanya berpeluang mendapatkan pahala yang besar, terlebih di bulan Muharram ini.
Dalam konteks aktivitas UAR, pahala tersebut dapat diraih oleh siapa saja yang: mendukung terselenggaranya pelatihan USAR, membantu kebutuhan logistik pelatihan dan operasi kemanusiaan., menyediakan sarana dan peralatan penyelamatan, mendoakan keselamatan para relawan yang bertugas. membantu keluarga relawan yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan, serta memberikan dukungan moral maupun material bagi kegiatan kemanusiaan.
Dengan demikian, perjuangan kemanusiaan bukan hanya milik para relawan yang berada di lapangan, tetapi juga milik seluruh kaum muslimin yang ikut menopang dan mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.
Hijrah Relawan
Muharram mengajarkan bahwa setiap muslim harus terus berhijrah menuju keadaan yang lebih baik. Bagi anggota UAR, hijrah itu diwujudkan dengan meningkatkan ilmu, keterampilan, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan setiap saat untuk menolong sesama.
Pelatihan USAR yang akan dilaksanakan di Banten menjadi salah satu langkah nyata hijrah tersebut. Relawan yang sebelumnya belum memiliki kemampuan teknis penyelamatan dapat belajar dan berlatih. Relawan yang sudah berpengalaman dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya, sehingga kesempatan untuk menolong sesama atau melakukan misi kemanusiaan semakin luas.

Demikian pula program perekrutan anggota baru merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat dan menyiapkan kader-kader kemanusiaan yang siap membantu masyarakat ketika musibah datang. Para syubban dan fatayat diharapkan menyambut baik program pejuang kemanusiaan yang dilaksanakan pengurus Korwil atau Korda UAR setempat.
Muharram hendaknya menjadi momentum untuk memperbarui niat dan tekad: "Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan tahun ini harus lebih bermanfaat daripada tahun sebelumnya."
Karena relawan yang terbaik bukan hanya relawan yang hadir ketika bencana terjadi, tetapi relawan yang terus mempersiapkan diri, meningkatkan kapasitas, dan istiqamah dalam menebar manfaat bagi umat sepanjang waktu. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengingatkan, bahwa “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” (HR. Ahmad, At-Thabrani dan Ad-Daruqutni).
Selamat Tahun Baru Hijriah 1448 H. Mari berhijrah menuju relawan yang lebih berilmu, lebih terampil, lebih profesional, dan lebih bermanfaat bagi sesama. [Al Mujahid/Pusdatin UAR Pusat]
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda