Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Daerah
  3. Curah Hujan Rendah, Pemkab Barru Bahas Peningkatan Status Darurat Bencana

Curah Hujan Rendah, Pemkab Barru Bahas Peningkatan Status Darurat Bencana

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
24 Agustus 2026, 15.35 WITA Editor: Hasbi
5 menit baca
Pemkab Barru
Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi lintas sektor terkait penanganan dan antisipasi bencana dampak El Nino di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Senin (24/8/2026).

Barru, JurnalPost.com — Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi dampak fenomena El Nino yang mulai memicu kekeringan, berkurangnya ketersediaan air bersih, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan dan Antisipasi Bencana yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Senin (24/8/2026).

IKLAN

Rakor melibatkan berbagai unsur terkait sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca kering yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

Bupati Barru Andi Ina Kartika
Baca Juga

Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

Andi Syarifuddin mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini membutuhkan langkah bersama dan koordinasi yang lebih intensif. Fenomena El Nino sebelumnya telah diperkirakan berlangsung sejak Juni hingga Oktober 2026 sehingga pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah antisipasi.

“Rapat lintas sektor yang kita laksanakan hari ini berangkat dari kondisi yang kita hadapi saat ini. Fenomena El Nino sejak awal telah diperkirakan akan terjadi mulai Juni dan kemungkinan berlangsung cukup lama hingga Oktober,” ujar Andi Syarifuddin.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Barru sebelumnya telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana akibat kondisi cuaca kering.

Pemkab Barru juga telah menetapkan status siaga darurat bencana. Namun, perkembangan situasi di lapangan dinilai perlu kembali dievaluasi untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.

Pemkab Barru Dorong Penguatan
Baca Juga

Pemkab Barru Dorong Penguatan Regulasi Daerah, Soroti CSR, Evaluasi APBD hingga Data DTKS

Andi menyebut dampak El Nino semakin dirasakan masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan bertambahnya titik kebakaran dan meningkatnya wilayah yang membutuhkan pelayanan distribusi air bersih.

“Kita melihat eskalasi yang ada. Setiap hari ada saja titik kebakaran, kemudian titik-titik yang membutuhkan pelayanan air bersih juga semakin bertambah. Karena itu, kita perlu duduk bersama untuk menentukan apa yang harus kita lakukan,” katanya.

Puluhan Titik Panas Terdeteksi

Sekda Barru turut menyoroti munculnya sejumlah titik panas yang terpantau melalui sistem pemantauan satelit. Dalam satu malam, menurut laporan yang diterima, jumlah titik panas di wilayah Kabupaten Barru bahkan pernah mencapai sekitar 40 titik.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa titik panas yang terpantau satelit tidak seluruhnya dapat langsung dikategorikan sebagai kebakaran hutan dan lahan.

Bupati Barru Tekankan Pengawasan
Baca Juga

Bupati Barru Tekankan Pengawasan dan Integritas dalam LARWASDA 2026

Sebagian titik panas dapat berasal dari aktivitas masyarakat, termasuk pembakaran dalam proses pembersihan lahan.

“Ini menjadi perhatian kita semua karena kondisi lahan yang sangat kering membuat api mudah membesar dan sulit dikendalikan. Kebiasaan membakar lahan untuk membersihkan area juga memiliki risiko yang sangat besar dalam kondisi seperti sekarang,” ujarnya.

Kondisi lahan yang mengering membuat potensi penyebaran api semakin tinggi, khususnya apabila pembakaran dilakukan tanpa pengawasan yang memadai.

Ketersediaan Air Bersih Mulai Terdampak

Selain kebakaran, El Nino turut berdampak terhadap ketersediaan sumber air di sejumlah wilayah Kabupaten Barru.

IKLAN

Berkurangnya debit sumber air menyebabkan sebagian jaringan pelayanan air tidak dapat berfungsi secara normal. Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak menjadi salah satu prioritas penanganan pemerintah daerah.

Sekda Barru mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang selama ini aktif membantu masyarakat dalam menangani berbagai kejadian kebakaran.

Keterlibatan aparat bersama masyarakat dinilai sangat penting, terutama dalam penanganan kebakaran di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.

Andi Syarifuddin juga mengapresiasi dukungan PLN dalam membantu penanganan bencana, termasuk melalui penyediaan peralatan yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pengadaan maupun distribusi air ke wilayah terdampak.

Ia berharap dukungan peralatan tersebut dapat ditingkatkan sehingga kemampuan pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder dalam merespons kondisi darurat semakin optimal.

Status Darurat Bencana Mulai Dipertimbangkan

Rakor lintas sektor tersebut sekaligus menjadi forum untuk membahas kemungkinan peningkatan status penanganan dari siaga darurat menjadi darurat bencana.

Andi menegaskan, keputusan peningkatan status akan didasarkan pada perkembangan kondisi lapangan, data yang tersedia, serta masukan dari seluruh unsur yang terlibat.

“Apakah status ini segera kita tingkatkan dari siaga bencana menjadi darurat bencana, tentu kesimpulannya akan kita ambil berdasarkan diskusi dan masukan dari kita semua,” jelasnya.

Ia meminta seluruh peserta rakor menyampaikan data, rekomendasi, serta gambaran kondisi di lapangan secara objektif agar pemerintah daerah dapat mengambil keputusan yang tepat.

Curah Hujan Barru Sangat Rendah

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barru menjelaskan bahwa berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di Kabupaten Barru sepanjang Agustus hingga 24 Agustus 2026 berada pada kisaran 0–20 milimeter per bulan.

Curah hujan diperkirakan masih berada pada kategori rendah pada September 2026.

Kondisi tersebut mulai berdampak pada ketersediaan air masyarakat dan sektor pertanian, terutama di wilayah barat dan selatan Kabupaten Barru.

Pemerintah Kabupaten Barru telah menetapkan status siaga darurat sejak 21 Juli hingga 30 September 2026. Karena itu, koordinasi lintas sektor, pencegahan kebakaran, serta pelayanan air bersih kepada masyarakat terdampak menjadi prioritas.

“Pencegahan dan kesiapsiagaan harus dilakukan bersama. Kita tidak hanya menunggu dampak terjadi,” tegasnya.

Rakor turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI dan Polri, PLN ULP Barru, BPBD Kabupaten Barru, pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, perwakilan camat se-Kabupaten Barru, serta stakeholder lainnya.

Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi dampak El Nino sekaligus memastikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat tetap berjalan di tengah meningkatnya risiko bencana.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/curah-hujan-rendah-pemkab-barru-bahas-peningkatan-status-darurat-bencana/97443/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.38 WITA

  • #Air Bersih
  • #Andi Syarifuddin
  • #BMKG
  • #BPBD Barru
  • #Barru
  • #Bencana
  • #Berita Barru
  • #El Nino
  • #Kebakaran Hutan dan Lahan
  • #Kekeringan
  • #Pemkab Barru

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Hadiri Pelantikan Pengurus PPP Barru, Bupati Andi Ina Tekankan Sinergi Politik untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kekeringan Melanda Blora, PPSDM Migas Salurkan Bantuan Air Bersih ke Empat Wilayah Sekitar Cepu

Kepala Daerah Adu Keahlian Masak Nasi Goreng di HUT ke-357 Sulsel, Bupati Barru Turut Hadir

Ratusan UMKM Ikut Kecipratan Rezeki, Fun Walk HUT ke-58 Semen Tonasa Dibanjiri Puluhan Ribu Warga

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pilihan Editor

  1. 1 Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya
  2. 2

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

  3. 3

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  4. 4

    Peran Teknologi Pangan dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional

  5. 5

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.