Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dari Kesaksian Pribadi Menuju Gerakan Kemanusiaan, Perjalanan Bersama Ukhuwah Al-Fatah Rescue

Dari Kesaksian Pribadi Menuju Gerakan Kemanusiaan, Perjalanan Bersama Ukhuwah Al-Fatah Rescue

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
08 Januari 2026, 18.15 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Endang Sudrajat
Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) H. Endang Sudrajat, ST, MT.

Oleh: H. Endang Sudrajat, ST., MT. Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR)

JurnalPost.com - Tahun 2001 menjadi titik awal kesadaran saya tentang arti sebuah bencana. Saat itu saya bukan relawan, bukan pula bagian dari lembaga kemanusiaan. Saya hanyalah seorang warga yang menyaksikan bagaimana satu peristiwa mampu merenggut rasa aman, meruntuhkan tatanan hidup, dan meninggalkan luka panjang, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.

IKLAN

Dari pengalaman lapangan itulah saya memahami bahwa bencana bukan sekadar urusan alam. Ia adalah ujian tentang kesiapan manusia. Tentang bagaimana masyarakat memahami risikonya, dan bagaimana negara serta komunitas merespons sebelum segalanya terlambat.

Relawan Ukhuwah Al-Fatah
Baca Juga

UAR Kirim Empat Relawan ke NTT, Pembina Utama: Jangan Tunggu Diminta untuk Menolong

Tahun-tahun berikutnya, saya melihat pola yang terus berulang. Ketika bencana datang, kepanikan menjadi reaksi pertama. Aparat kewalahan, bantuan terlambat, dan masyarakat pasrah. Kita bergerak cepat setelah korban berjatuhan, namun jarang menyiapkan diri sebelum bencana terjadi. Dari sinilah kegelisahan itu tumbuh bahwa ada yang salah dalam cara kita memandang kebencanaan.

Saya mulai belajar lebih dalam, mengikuti pelatihan, dan turun langsung dalam berbagai operasi kemanusiaan: gempa bumi, banjir, longsor, hingga kondisi darurat sosial. Di lapangan saya menyadari, persoalan terbesar bukan kurangnya kepedulian, melainkan mindset. Bencana sering dipahami sebagai takdir yang tak terelakkan, bukan sebagai risiko yang bisa dikurangi.

Perubahan cara pandang inilah yang kemudian menemukan jalannya ketika saya berkhidmat bersama Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR).

UAR lahir dari kepedulian atas tragedi tsunami Aceh tahun 2004. Saat itu, lembaga ini masih bernama Tim Ukhuwah Pemuda Untuk Aceh (TUPUA), sebuah gerakan relawan yang digerakkan oleh panggilan nurani, keimanan. Pada tahun 2006, gerakan ini berkembang menjadi Yayasan Ukhuwah Al-Fatah Rescue di bawah kepemimpinan H. Bustamin Uce, dan resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM pada 2011. Kini, tepatnya sejak Oktober 2023 saya melanjutkan amanah kepemimpinan tersebut, sementara beliau menjadi pembina UAR pusat. Sebelumnya selama enam tahun saya mendapat amanah memimpin UAR Wilayah Jabobetabek Banten.

Tim USAR UAR
Baca Juga

UAR Jawa Tengah Kirim Personel Ikuti Bimtek High Angle Rescue di Kendal

IKLAN

Berkantor pusat di lingkungan Pesantren Al-Fatah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, UAR tumbuh sebagai lembaga kemanusiaan yang tidak hanya hadir saat bencana, tetapi juga berupaya membangun kapasitas dan ketangguhan masyarakat. Dari Aceh, Sumatera Barat, Yogyakarta, Brebes, Semarang, hingga Nusa Tenggara Timur; dari Nepal hingga Gaza Palestina, para relawan UAR bergerak membawa misi kemanusiaan lintas batas.

Sejak awal Desember 2025, para personel UAR dalam skala besar kembali diturunkan ke berbagai wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Hingga hari ini, relawan UAR masih beramal shalih mendampingi masyarakat di Aceh Tamiang dan sekitarnya menjadi saksi bahwa kerja kemanusiaan bukan pekerjaan sesaat, melainkan komitmen jangka panjang.

Sebagai lembaga resmi yang terdaftar di Badan Kesbangpol Kabupaten Bogor, UAR terus memperkuat kapasitas relawan melalui kerja sama strategis dengan BASARNAS, BNPB, Kementerian Sosial, Jakarta Rescue, MER-C, serta jejaring nasional dan internasional seperti INSARAG di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Bahkan, UAR juga berkolaborasi dengan tim instruktur SAR dari Pompiers de l’Urgence Internationale (PUI) Perancis dalam pelatihan berkala peningkatan kompetensi relawan.

Komitment Diri

UAR-HNI
Baca Juga

UAR-HNI Terus Bergerak untuk Kemanusiaan dan Kemaslahatan Umat

Namun bagi saya, semua pencapaian itu bukanlah tujuan akhir. Yang terpenting adalah perubahan cara berpikir, cara pandang masyarakat dalam menyikapi bencana. Saya bermimpi suatu hari nanti, masyarakat Indonesia tidak lagi berkata, “Ini sudah takdir,” melainkan dengan yakin mengatakan, “Kami siap menghadapinya.”

Anak-anak mengenal jalur evakuasi sejak dini, keluarga memahami ancaman di lingkungannya, dan para pemimpin menjadikan data serta kajian kebencanaan sebagai dasar utama dalam setiap kebijakan pembangunan.

Pengurangan risiko bencana bagi saya adalah ikhtiar moral dan spiritual, bagian dari amanah menjaga kehidupan. Ia adalah bentuk ibadah sosial, sebagaimana nilai-nilai kemanusiaan dan keimanan mengajarkan kita untuk saling melindungi dan menjaga ukhuwah dengan sesama.

Perjalanan saya di dunia kebencanaan sejak 2001 hingga hari ini tentu belum usai. Namun selama masih ada risiko yang bisa dikurangi, selama masih ada pengetahuan yang bisa dibagikan, dan selama masih ada masyarakat yang perlu dikuatkan, saya akan terus berjalan di jalan kemanusiaan ini bersama Ukhuwah Al-Fatah Rescue, Insyaa Allah.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/dari-kesaksian-pribadi-menuju-gerakan-kemanusiaan-perjalanan-bersama-ukhuwah-al-fatah-rescue/89810/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.00 WITA

  • #UAR
  • #Ukhuwah Al-Fatah Rescue

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Pilihan Editor

  1. 1 Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3
  2. 2

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

  3. 3

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  4. 4

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  5. 5

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.