Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  2. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  3. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  4. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  5. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. “GEMA QRIS”, Aksi Mandiri Mahasiswa KKN UNY Dorong UMKM Kedundang III Go Digital dan Dukung SDG 8

“GEMA QRIS”, Aksi Mandiri Mahasiswa KKN UNY Dorong UMKM Kedundang III Go Digital dan Dukung SDG 8

K
Penulis: Khaylani Putri Aulia
01 Oktober 2026, 12.11 WITA Editor: Annisa
5 menit baca
Pendampingan dan Penyerahan QRIS
Pendampingan dan penyerahan barcode QRIS aktif di Warung Mbah Menik.

JurnalPost.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam KKN-R 13005 atau Semai Kedundang melaksanakan program edukasi dan pendampingan digitalisasi pembayaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Padukuhan Kedundang III, Kedundang, Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program bertajuk GEMA QRIS atau Gerakan Edukasi dan Pemasangan QRIS tersebut bertujuan membantu pelaku UMKM mengenal sekaligus menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai salah satu metode pembayaran nontunai.

IKLAN

Melalui QRIS, pelaku usaha dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dan penyedia layanan pembayaran digital hanya dengan menggunakan satu kode QR. Pemanfaatan sistem tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam transaksi sekaligus mendukung perkembangan ekosistem pembayaran digital di kalangan UMKM.

Penyerahan video dokumenter Profil Padukuhan
Baca Juga

Mahasiswa KKN UNY Angkat Potensi Padukuhan Cageran lewat Video Dokumenter

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Dalam pelaksanaannya, program menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) sebagai kerangka untuk melihat kesiapan dan kesediaan pelaku UMKM dalam mengadopsi teknologi pembayaran digital.

Program GEMA QRIS merupakan program kerja individu yang digagas oleh Khaylani Putri Aulia, mahasiswa Program Studi Manajemen UNY. Program tersebut menyasar 11 pelaku UMKM di wilayah Kedundang III dengan jenis usaha yang beragam.

Sebagian besar UMKM bergerak pada sektor kuliner dan produk olahan, seperti penjualan bakso tusuk, produksi tahu, susu kambing, olahan lidah buaya, hingga wedang telang. Usaha-usaha tersebut umumnya memiliki frekuensi transaksi harian.

Dokumentasi Pelaksanaan Pelita Kedundang
Baca Juga

Mahasiswa KKN UNY Padukuhan Kedundang III, Latih Anak-Anak Menulis Puisi Lewat Program "Pelita Kedundang"

Pemasangan QRIS
Pemasangan QRIS serta penyerahan cetakan QR di lokasi UMKM Kedundang III.

Selain itu, terdapat pula pelaku usaha di sektor jasa dan kerajinan, di antaranya persewaan tenda, laundry, permak pakaian, fashion, aksesori, hingga usaha pembuatan kijing.

Pelaksanaan GEMA QRIS dilakukan secara mandiri melalui empat tahapan. Tahap pertama berupa persiapan yang mencakup koordinasi dengan Kepala Dukuh Kedundang III untuk memperoleh izin pelaksanaan kegiatan, melakukan pendataan awal terhadap 11 UMKM sasaran, serta menyiapkan materi sosialisasi.

Tahap berikutnya adalah sosialisasi langsung kepada masing-masing pelaku UMKM. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan pengertian QRIS, manfaat penggunaan, persyaratan pendaftaran, hingga informasi mengenai Merchant Discount Rate (MDR).

Penjelasan mengenai MDR diberikan agar pelaku usaha memperoleh informasi yang jelas dan tidak mengalami miskonsepsi mengenai biaya dalam penggunaan sistem pembayaran QRIS.

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Tahap ketiga dilakukan melalui pendampingan pendaftaran, instalasi, serta edukasi penggunaan QRIS secara door-to-door. Pendampingan dilakukan mulai dari proses pengisian data, pembuatan dan pencetakan kode QR, hingga simulasi transaksi.

Setelah QRIS berhasil diaktifkan, kegiatan dilanjutkan dengan tahap monitoring dan evaluasi untuk memastikan sistem pembayaran tersebut benar-benar dapat digunakan dalam kegiatan transaksi sehari-hari.

IKLAN

Dari 11 UMKM yang menjadi sasaran awal, sebanyak enam pelaku usaha berhasil ditemui secara langsung. Keterbatasan tersebut disebabkan oleh kesibukan pelaku usaha serta terbatasnya waktu pelaksanaan kegiatan.

Dari enam UMKM yang ditemui, tiga di antaranya bersedia mengikuti proses pendaftaran dan berhasil memperoleh QRIS aktif. Salah satu usaha yang mendapat pendampingan adalah Warung Mbah Menik.

Sementara itu, tiga UMKM lainnya belum bersedia melakukan pendaftaran. Beberapa pertimbangannya antara lain skala transaksi yang masih relatif kecil, kebiasaan menggunakan pembayaran tunai yang telah berlangsung lama, serta kebutuhan untuk mempertimbangkan penggunaan QRIS lebih lanjut.

Khaylani Putri Aulia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek teknis penggunaan QRIS, tetapi juga berupaya meningkatkan kepercayaan pelaku UMKM terhadap sistem pembayaran digital.

“Program GEMA QRIS ini saya jalankan untuk membantu pelaku UMKM di Kedundang III agar lebih siap menghadapi transaksi nontunai. Pendampingan langsung ini penting karena kesediaan mengadopsi QRIS tidak hanya soal pemahaman teknis, tapi juga soal membangun kepercayaan pelaku usaha terhadap sistem pembayaran digital,” ujar Khaylani Putri Aulia selaku penanggung jawab program kerja individu GEMA QRIS.

Bagi UMKM yang telah berhasil terdaftar, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai penggunaan QRIS dalam kegiatan transaksi. Materi yang diberikan mencakup cara menunjukkan kode QR kepada pembeli, memeriksa notifikasi pembayaran, membaca mutasi transaksi, hingga mencairkan dana ke rekening.

Aspek keamanan transaksi juga menjadi perhatian dalam pendampingan tersebut. Pelaku UMKM diingatkan agar tidak memberikan kode OTP maupun PIN kepada siapa pun.

Selain menggunakan pembayaran digital, pelaku usaha juga disarankan tetap menyediakan uang tunai sebagai alternatif apabila terjadi gangguan jaringan internet maupun kendala teknis lainnya.

Sejumlah faktor turut mendukung pelaksanaan program GEMA QRIS, antara lain keterbukaan sebagian pelaku UMKM terhadap teknologi baru, kemudahan proses pendaftaran QRIS melalui aplikasi, serta dukungan Kepala Dukuh Kedundang III dalam membantu akses kepada para pelaku usaha.

Namun, pelaksanaan program juga menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya adalah keterbatasan waktu kunjungan karena program dijalankan secara individu, jadwal operasional UMKM yang tidak selalu sama, serta kebutuhan sejumlah pelaku usaha untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan anggota keluarga sebelum memutuskan menggunakan QRIS.

Hasil kegiatan GEMA QRIS selanjutnya akan menjadi bagian dari laporan akhir pengabdian masyarakat KKN UNY.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa merekomendasikan agar kunjungan kepada pelaku UMKM dapat dijadwalkan lebih awal dan dilakukan secara lebih terstruktur. Kunjungan susulan juga dinilai diperlukan bagi UMKM yang belum berhasil dijangkau selama pelaksanaan program.

Selain itu, koordinasi dengan kader desa dapat dilakukan agar proses pendampingan tetap berlanjut setelah masa KKN berakhir. Penyediaan media edukasi tambahan berupa panduan tertulis maupun video sederhana juga dinilai dapat membantu pelaku UMKM memahami penggunaan QRIS secara mandiri.

Keterangan Foto: Pemasangan QRIS serta penyerahan cetakan kode QR kepada salah satu pelaku UMKM di Padukuhan Kedundang III, Kedundang, Temon, Kulon Progo.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/gema-qris-aksi-mandiri-mahasiswa-kkn-uny-dorong-umkm-kedundang-iii-go-digital-dan-dukung-sdg-8/97924/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.48 WITA

  • ##SDGs
  • #Digitalisasi UMKM
  • #GEMA QRIS
  • #KKN UNY
  • #Mahasiswa
  • #Pembayaran Nontunai
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #QRIS
  • #SDG 8
  • #UMKM Kedundang III
  • #UNY
  • #kkn
  • #kulon progo

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Pilihan Editor

  1. 1 Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya
  2. 2

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  3. 3

    Dari Laboratorium ke Genggaman: Menelusuri Evolusi dan Cara Kerja Water Quality Field Test Kit

  4. 4

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

  5. 5

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.