Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  2. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  3. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  4. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  5. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Informasi Kebencanaan di Era Digital, Mahasiswa Untag Surabaya Bagikan Pengalaman Magang di BPBD Jatim

Informasi Kebencanaan di Era Digital, Mahasiswa Untag Surabaya Bagikan Pengalaman Magang di BPBD Jatim

Y
Penulis: Yohanes Putra Valentino
28 Oktober 2026, 17.31 WITA Editor: Alvin Pradana
5 menit baca
Yohanes Putra Valentino
Yohanes Putra Valentino, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, saat melaksanakan kegiatan magang di Divisi Humas BPBD Provinsi Jawa Timur. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

SIDOARJO, JurnalPost.com – Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam penyebaran informasi kebencanaan. Media sosial memungkinkan masyarakat memperoleh informasi secara cepat, tetapi di sisi lain juga menghadirkan tantangan terkait akurasi, kejelasan pesan, dan potensi penyebaran informasi yang keliru.

Dalam situasi kebencanaan, informasi yang tidak tepat dapat menimbulkan kesalahpahaman hingga memengaruhi respons masyarakat. Sebaliknya, informasi yang akurat dan mudah dipahami dapat membantu masyarakat mengenali risiko, meningkatkan kewaspadaan, serta mengambil langkah keselamatan yang diperlukan.

IKLAN

Pemahaman mengenai pentingnya komunikasi kebencanaan tersebut menjadi salah satu pengalaman berharga bagi Yohanes Putra Valentino, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, selama menjalani kegiatan magang di Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur.

Komunikasi Untag Surabaya
Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Kembangkan Strategi Konten Digital melalui Magang di CV Arindra Production

Melalui kegiatan magang tersebut, Yohanes mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas dokumentasi, pengelolaan konten, dan publikasi informasi yang berkaitan dengan pelayanan publik serta penanggulangan bencana.

Belajar dari Dokumentasi Penyaluran Bantuan Bencana

Salah satu pengalaman yang memberikan kesan mendalam adalah keterlibatan Yohanes dalam mendokumentasikan pemberangkatan bantuan logistik bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 20 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, ia memperoleh pemahaman bahwa dokumentasi memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar mengambil gambar atau merekam video.

Dokumentasi menjadi bagian penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya mengenai langkah-langkah yang dilakukan instansi pemerintah dalam merespons situasi bencana.

Campus Dialogue for Democracy
Baca Juga

Etika Komunikasi Publik dan Integritas Bangsa: Catatan Kritis Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Melalui foto, video, dan publikasi yang disusun secara tepat, masyarakat dapat mengetahui proses pemberangkatan bantuan, upaya penanganan bencana, serta bentuk dukungan yang diberikan kepada masyarakat terdampak.

Pengalaman tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pekerjaan di bidang kehumasan membutuhkan kepekaan dalam memilih informasi yang memiliki nilai penting bagi publik.

Pentingnya Edukasi Kebencanaan bagi Generasi Muda

Selain mengikuti kegiatan dokumentasi penyaluran bantuan, Yohanes juga berkesempatan mendokumentasikan seminar pencegahan bencana yang diselenggarakan di BPBD Jawa Timur pada 27 Agustus 2026.

Ia turut terlibat dalam dokumentasi kegiatan kunjungan pelajar yang bertujuan memperkenalkan pengetahuan mengenai kebencanaan kepada generasi muda.

Red Neon AI Misinformation Interface
Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Soroti Urgensi Literasi Digital bagi Generasi Z

Dari berbagai kegiatan tersebut, Yohanes memahami bahwa edukasi kebencanaan sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh kelompok usia, termasuk anak-anak dan pelajar.

Penyampaian informasi dengan bahasa sederhana, ilustrasi yang menarik, serta pendekatan yang sesuai dengan karakteristik audiens dinilai dapat membantu masyarakat memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Bagi generasi muda, edukasi tersebut juga dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar.

Media Sosial sebagai Sarana Komunikasi Kebencanaan

Selama menjalani magang, Yohanes tidak hanya mengikuti kegiatan dokumentasi lapangan, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam menyunting desain publikasi media sosial dan membuat video rekap kegiatan pegawai BPBD Jawa Timur.

Aktivitas tersebut memberinya kesempatan untuk memahami proses produksi konten digital, mulai dari pemilihan materi visual hingga penyusunan pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat.

IKLAN

Ia menyadari bahwa publikasi yang baik tidak hanya ditentukan oleh tampilan visual yang menarik. Informasi yang disampaikan juga harus memiliki tujuan yang jelas, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta tidak menimbulkan penafsiran yang keliru.

Menurut pandangannya, media sosial memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kebencanaan. Berbagai format konten, seperti infografik, video edukasi singkat, dan panduan keselamatan, dapat digunakan untuk menyampaikan informasi secara lebih efektif.

Konten mengenai langkah menghadapi gempa bumi, upaya mengurangi risiko banjir, hingga persiapan menghadapi kondisi darurat merupakan contoh informasi yang dapat dikembangkan melalui platform digital.

Namun, pemanfaatan media sosial tetap harus disertai proses pemeriksaan informasi sebelum dipublikasikan.

Kecepatan penyampaian pesan tidak boleh mengesampingkan ketepatan data, terutama ketika informasi berkaitan dengan keselamatan masyarakat.

Akurasi Informasi Menjadi Tanggung Jawab Humas

Pengalaman magang di BPBD Jawa Timur juga memberikan pemahaman baru kepada Yohanes mengenai tanggung jawab seorang praktisi hubungan masyarakat.

Dalam komunikasi kebencanaan, Humas tidak hanya bertugas mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan instansi, tetapi juga berperan memastikan masyarakat memperoleh informasi yang dapat dipercaya.

Setiap informasi yang akan disampaikan perlu melalui proses pemeriksaan dan koordinasi dengan pihak terkait agar sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Hal tersebut menjadi semakin penting ketika terjadi bencana, mengingat masyarakat membutuhkan informasi yang cepat sekaligus dapat dijadikan dasar dalam mengambil keputusan.

Kesalahan informasi dalam kondisi darurat berpotensi menimbulkan kebingungan. Oleh sebab itu, ketelitian dalam menyusun pesan komunikasi publik menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan.

Pengalaman Magang sebagai Bekal Memasuki Dunia Kerja

Bagi Yohanes, kegiatan magang di Divisi Humas BPBD Jawa Timur bukan sekadar kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja profesional, tetapi juga menjadi sarana menerapkan ilmu komunikasi yang diperoleh selama perkuliahan.

Berbagai tugas yang dijalani memberikan pengalaman mengenai pentingnya ketelitian, kreativitas, kemampuan menyampaikan pesan, serta tanggung jawab dalam mengelola informasi publik.

Ia juga memperoleh gambaran tentang bagaimana teori komunikasi dapat diterapkan dalam kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pengalaman tersebut semakin memperkuat pandangannya bahwa komunikasi memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana.

Di tengah perkembangan teknologi dan meningkatnya penggunaan media sosial, instansi yang bergerak dalam penanggulangan bencana dituntut mampu menghadirkan komunikasi publik yang informatif, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada akhirnya, keberhasilan komunikasi kebencanaan bukan hanya diukur dari jumlah konten yang dipublikasikan atau besarnya jangkauan media sosial, melainkan dari sejauh mana informasi tersebut dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Melalui pengalaman magang di BPBD Jawa Timur, Yohanes menyadari bahwa setiap dokumentasi dan publikasi membawa tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang akurat, bermakna, dan bermanfaat dalam membangun masyarakat yang lebih sadar serta siap menghadapi risiko bencana.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/informasi-kebencanaan-di-era-digital-mahasiswa-untag-surabaya-bagikan-pengalaman-magang-di-bpbd-jatim/98398/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.03 WITA

  • #Era Digital
  • #Magang Mahasiswa
  • #Untag Surabaya
  • #bpbd jatim
  • #humas bpbd
  • #ilmu komunikasi
  • #informasi kebencanaan
  • #mitigasi bencana

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Pilihan Editor

  1. 1 Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP
  2. 2

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  4. 4

    Flu Sedang Naik: Kapan Cukup Istirahat di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

  5. 5

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.