Batam, JurnalPost.com — Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), bekerja sama dengan Politeknik Negeri Batam menggelar pelatihan pemanfaatan platform digital Wayground bagi guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Akuntansi Kota Batam.
Pelatihan yang berlangsung pada 21–23 September 2026 di Tower A Politeknik Negeri Batam tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pelatihan Pemanfaatan Platform Digital Pembelajaran Wayground sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran bagi Guru MGMP Akuntansi Kota Batam”.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini difokuskan pada peningkatan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menyusun evaluasi pembelajaran akuntansi yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Pemanfaatan teknologi dalam proses evaluasi menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan pendidikan. Guru tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi, tetapi juga perlu mengembangkan metode penilaian yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.
Mengenalkan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital
Melalui pelatihan ini, para guru MGMP Akuntansi Kota Batam diperkenalkan pada pemanfaatan Wayground sebagai salah satu alternatif platform evaluasi pembelajaran digital.
Platform tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan aktivitas penilaian yang lebih menarik dan partisipatif. Dengan pendekatan digital, evaluasi pembelajaran diharapkan tidak lagi sekadar menjadi sarana pengukuran hasil belajar, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran itu sendiri.
Bagi guru akuntansi, penggunaan platform digital membuka peluang untuk mengembangkan variasi soal, latihan, serta aktivitas evaluasi yang dapat disesuaikan dengan karakteristik materi dan kebutuhan siswa.
Penguasaan teknologi evaluasi juga menjadi semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan perangkat dan layanan digital dalam lingkungan pendidikan.
Melibatkan Tim Dosen Pendidikan Akuntansi UNESA
Kegiatan PKM ini melibatkan tim dosen dan anggota dari Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi FEB UNESA.

Tim tersebut terdiri atas Dr. Muhammad Miftah Farid, S.Pd., M.Pd.; Dr. Suci Rohayati, S.Pd., M.Pd.; Dr. Luqman Hakim, M.S.A.; Vivi Pratiwi, S.Pd., M.Pd.; Amirul Arif, S.Pd., M.Ak.; Irwan Adimas Ganda Saputra, S.Pd., M.A.; Novita Aprilia, S.Pd., M.Pd.; Hendra Gunawan, S.E., M.Sc.; Febrina Wulandari, S.Tr.Akun., M.Acc.; Muhammad Ramadhan Slamet, S.E., M.Acc.; Salsabila Nur Faidah; dan Nadhirra Shaffa Aprilia Faaitha.
Keterlibatan tim akademisi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan pengetahuan dan pengalaman perguruan tinggi dengan kebutuhan praktis para pendidik di sekolah.
Melalui kerja sama ini, hasil pengembangan pengetahuan dan teknologi pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh para guru.
Mendukung SDGs 4 dan SDGs 17
Selain berfokus pada pengembangan kompetensi guru, pelatihan ini juga berkaitan dengan dua tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
SDGs 4 menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas, termasuk peningkatan kompetensi pendidik serta kesempatan belajar sepanjang hayat.
Dalam konteks tersebut, pelatihan pemanfaatan Wayground diharapkan dapat membantu guru mengembangkan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kualitas evaluasi pembelajaran.
Sementara itu, SDGs 17 menekankan pentingnya kemitraan dan kerja sama dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Kolaborasi antara UNESA dan Politeknik Negeri Batam menunjukkan bagaimana perguruan tinggi dapat bekerja sama dalam berbagi pengetahuan, keahlian, dan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi pengembangan program pendampingan dan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini, guru MGMP Akuntansi Kota Batam diharapkan mampu menerapkan penggunaan Wayground dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Penerapan evaluasi berbasis digital diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk menciptakan pembelajaran akuntansi yang lebih interaktif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda