Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Pertama Kali di MTQ Nasional 2026, Tartil Al-Qur’an Isyarat Diikuti 28 Peserta Tuli

Pertama Kali di MTQ Nasional 2026, Tartil Al-Qur’an Isyarat Diikuti 28 Peserta Tuli

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
15 September 2026, 17.52 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
MediaTek Luncurkan Dimensity 9600 Pro

SEMARANG, JurnalPost.com — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 di Semarang, Jawa Tengah, mencatat sejarah baru dengan menghadirkan ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) atau komunitas Tuli.

Sebanyak 28 peserta putra dan putri dari sembilan provinsi mengikuti ekshibisi yang untuk pertama kalinya masuk dalam rangkaian MTQ Nasional tersebut.

IKLAN

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan kehadiran Tartil Al-Qur’an Isyarat menjadi langkah baru dalam membuka ruang yang lebih setara bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan keagamaan.

Dirjen Bimas Islam
Baca Juga

Dirjen Bimas Islam: MTQ Nasional 2026 Diikuti 2.242 Peserta dari 37 Provinsi

“Kami merasa sangat berbahagia dan tentu sangat bangga. Penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31 di Semarang telah melahirkan tradisi baru, sebuah sunnah hasanah, yaitu ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara,” ujar Abu Rokhmad saat membuka ekshibisi di Semarang, Selasa (15/9/2026).

Menurut Abu, kesempatan mempelajari Al-Qur’an semestinya terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa dibatasi kondisi fisik, sosial ekonomi, maupun letak geografis.

“Karena itu, tidak boleh ada seorang pun yang kehilangan kesempatan mempelajari Al-Qur’an karena kondisi fisik, sosial ekonomi, ataupun geografis,” katanya.

Berawal dari Aspirasi Komunitas Tuli

Direktur Penerangan Agama Islam, Muchlis M. Hanafi, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ekshibisi tersebut merupakan bagian dari proses panjang pengembangan Mushaf Al-Qur’an Isyarat di Indonesia.

Teleskop Computerized
Baca Juga

Teleskop Computerized dan Theodolite Ramaikan MTQ Nasional XXXI di Semarang

Proses itu bermula pada 2020 ketika sejumlah komunitas Tuli Muslim menyampaikan kebutuhan akan standar bersama dalam membaca Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat.

Aspirasi tersebut kemudian dikembangkan melalui lokakarya, penelitian, serta kolaborasi yang melibatkan pentashih mushaf, akademisi, praktisi bahasa isyarat, guru, dan komunitas Tuli dari berbagai daerah.

“Posisi kami sebagai pemerintah adalah fasilitator. Komunitas Tuli, akademisi, dan para praktisi terlibat langsung dalam penyusunannya. Proses kolaboratif ini menghasilkan pedoman membaca, panduan pembelajaran, serta Mushaf Al-Qur’an Isyarat Indonesia dalam bentuk cetak dan digital,” jelas Muchlis.

Mushaf Al-Qur’an Isyarat kemudian memperoleh dasar resmi melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 889 Tahun 2022 yang menetapkannya sebagai salah satu varian Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia.

MTQ Nasional Asal Sumba
Baca Juga

Hafal 30 Juz di Usia 10 Tahun, Peserta MTQ Nasional Asal Sumbar Bagikan Kunci Menjaga Hafalan

Menurut Muchlis, keputusan tersebut menjadi landasan bagi proses pentashihan, penerbitan, digitalisasi, hingga pengembangan pembelajaran Al-Qur’an Isyarat di Indonesia.

Pengembangan layanan tersebut juga diperluas melalui pelatihan pengajar. Dengan dukungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), program Training of Trainers dan pengimbasan pengajar Al-Qur’an Isyarat digelar sepanjang 2024–2025.

Program tersebut berlangsung di 71 titik pada 55 kabupaten dan kota dengan melibatkan lebih dari 2.200 peserta.

IKLAN

Salah satu rekomendasi dari program itu adalah penyelenggaraan MTQ Al-Qur’an Isyarat sebagai ruang evaluasi sekaligus aktualisasi kemampuan Muslim Tuli.

Peserta dari Sembilan Provinsi

Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional XXXI diikuti 28 peserta yang mewakili 14 komunitas Tuli Muslim.

Mereka berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

Musabaqah mempertandingkan dua kategori, yakni metode kitabah dan tilawah. Penilaian mencakup ketepatan isyarat huruf hijaiyah, gerakan harakat dan tanda baca, serta adab peserta.

Muchlis menegaskan status ekshibisi tidak menjadikan Tartil Al-Qur’an Isyarat sekadar pelengkap dalam penyelenggaraan MTQ.

Tahap ini digunakan untuk menguji kesiapan peserta, pola pembinaan di daerah, materi perlombaan, instrumen penilaian, kapasitas Dewan Hakim, hingga fasilitas aksesibilitas.

“Kita tidak hanya ingin mencari juara. Kita juga ingin menguji kesiapan peserta, pola pembinaan di daerah, materi musabaqah, instrumen penilaian, kapasitas Dewan Hakim, fasilitas aksesibilitas, dan keseluruhan sistem penyelenggaraannya,” ujarnya.

Hasil evaluasi Dewan Hakim, pengalaman peserta, masukan komunitas, serta catatan panitia selanjutnya akan digunakan sebagai bahan pengembangan Tartil Al-Qur’an Isyarat pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.

Didorong Menjadi Cabang Resmi MTQ

Wakil Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Deka Kurniawan, menilai kehadiran peserta Tuli dalam MTQ Nasional XXXI menjadi bagian penting dari upaya memperluas partisipasi penyandang disabilitas.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI ini merupakan agenda bersejarah. Bukan semata-mata karena dilaksanakan di Semarang atau melibatkan ribuan peserta, tetapi karena untuk pertama kalinya MTQ Nasional memberikan ruang kepada penyandang disabilitas sensorik rungu wicara,” ujar Deka.

Ia juga menilai keterlibatan langsung komunitas penyandang disabilitas dalam pelaksanaan kegiatan menjadi salah satu bentuk partisipasi yang penting dalam membangun penyelenggaraan MTQ yang lebih inklusif.

Deka berharap Tartil Al-Qur’an Isyarat nantinya dapat berkembang dari status ekshibisi menjadi salah satu cabang resmi MTQ Nasional.

Selain kemampuan membaca dan menghafal, ia mendorong agar akses terhadap pemahaman kandungan Al-Qur’an bagi komunitas Tuli juga terus dikembangkan.

“Teman-teman penyandang disabilitas tidak hanya membutuhkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki hak untuk memahami pesan-pesan Al-Qur’an,” tandasnya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/pertama-kali-di-mtq-nasional-2026-tartil-al-quran-isyarat-diikuti-28-peserta-tuli/97698/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.04 WITA

  • #Kementerian Agama
  • #Komunitas Tuli
  • #MTQ Nasional 2026
  • #Penyandang Disabilitas
  • #Semarang
  • #Tartil Al-Qur'an Isyarat

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Pilihan Editor

  1. 1 Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat
  2. 2

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  3. 3

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  4. 4

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  5. 5

    Dari Laboratorium ke Genggaman: Menelusuri Evolusi dan Cara Kerja Water Quality Field Test Kit

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.