Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. PkM di MTsN 1 Kabupaten Bekasi Perkuat Literasi Informasi Guru Berbasis Platform Digital

PkM di MTsN 1 Kabupaten Bekasi Perkuat Literasi Informasi Guru Berbasis Platform Digital

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
17 September 2026, 12.04 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
PkM di MTsN 1

Bekasi, JurnalPost.com — Perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat menuntut guru untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengakses, menyeleksi, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat.

Menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Peningkatan Literasi Informasi Berbasis Platform dalam Meningkatkan Kompetensi Diri Guru” dilaksanakan di MTsN 1 Kabupaten Bekasi.

IKLAN

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi pendidik di tengah transformasi digital yang terus berkembang. Para guru tidak hanya diperkenalkan pada pemanfaatan berbagai platform informasi, tetapi juga didorong untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi yang diperoleh dari ruang digital.

Foto utama untuk pengujian internal
Baca Juga

Infrastruktur vs Risiko Digital: Dilema Integrasi Kurikulum Keamanan Siber di Sekolah

PkM tersebut dipimpin oleh Haris Hamdani, S.Pd.I., M.Pd. selaku ketua pelaksana. Program dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus pengalaman praktis kepada guru dalam memanfaatkan platform digital sebagai sumber belajar dan sarana pengembangan kompetensi profesional.

Di tengah derasnya arus informasi, guru menghadapi tantangan untuk menentukan sumber yang relevan, kredibel, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Kemampuan tersebut dinilai semakin penting karena informasi yang beredar di internet memiliki tingkat kualitas, akurasi, dan kredibilitas yang berbeda-beda.

Karena itu, literasi informasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup keterampilan untuk menilai sebuah sumber, membandingkan informasi, serta menentukan apakah informasi tersebut layak digunakan dalam proses pembelajaran.

Guru bersama peserta didik
Baca Juga

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Ketua Pelaksana PkM, Haris Hamdani, menjelaskan bahwa perubahan lingkungan pendidikan yang semakin terdigitalisasi membutuhkan guru dengan kemampuan literasi informasi yang baik.

“Literasi informasi menjadi kompetensi penting bagi guru di era digital. Guru tidak hanya dituntut mampu menggunakan platform teknologi, tetapi juga harus mampu memilih dan mengevaluasi informasi yang diperoleh sehingga informasi tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi diri dan peningkatan kualitas pembelajaran,” ujar Haris Hamdani.

Ia menambahkan, keberadaan berbagai platform digital sebenarnya membuka peluang yang luas bagi guru untuk terus belajar secara mandiri.

Menurutnya, kemampuan literasi informasi dapat membantu guru memanfaatkan sumber digital secara lebih efektif untuk meningkatkan wawasan, mengembangkan bahan ajar, maupun memperbarui pengetahuan sesuai perkembangan dunia pendidikan.

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan saja. Pemahaman dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam aktivitas keseharian guru, baik untuk mencari referensi pembelajaran, mengembangkan bahan ajar, maupun meningkatkan pengetahuan dan kompetensi profesional,” tambahnya.

Kepala MTsN 1 Kabupaten Bekasi, H. Musakir, S.Ag., M.M.Pd., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menilai peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi dan informasi menjadi bagian penting dari pengembangan kualitas pendidikan di madrasah.

“Kami menyambut positif kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Literasi informasi merupakan hal yang sangat penting bagi guru karena perkembangan teknologi memberikan begitu banyak sumber informasi yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran dan pengembangan kompetensi,” kata H. Musakir.

Menurutnya, guru perlu terus mengembangkan diri agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan pendidikan.

IKLAN

Pemanfaatan platform digital secara tepat dapat menjadi salah satu sarana untuk mendukung proses pengembangan tersebut.

“Kami berharap para guru dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini secara berkelanjutan. Guru harus terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan mampu memilih informasi yang relevan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran di madrasah,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan PkM tidak hanya membahas aspek teknis penggunaan platform digital. Peserta juga didorong untuk membangun pola pikir kritis dalam menghadapi informasi yang ditemukan melalui internet dan berbagai media digital.

Guru diarahkan untuk tidak langsung menerima informasi, tetapi terlebih dahulu memeriksa sumber, membandingkan data, serta mempertimbangkan relevansi dan kredibilitasnya.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadikan literasi informasi sebagai bagian dari budaya pengembangan profesional guru.

Platform digital dapat dimanfaatkan tidak sekadar sebagai tempat mencari informasi, tetapi juga sebagai ruang belajar yang memungkinkan guru memperbarui wawasan secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara tim PkM dan para guru. Peserta dapat menyampaikan pengalaman, kendala, maupun kebutuhan yang mereka hadapi dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa penguatan literasi informasi masih menjadi kebutuhan penting di lingkungan pendidikan.

Guru membutuhkan keterampilan yang membantu mereka menghadapi besarnya arus informasi digital sekaligus memanfaatkannya secara produktif untuk kepentingan pembelajaran.

Kemampuan mengakses dan mengolah informasi secara tepat diharapkan dapat membantu guru memperoleh referensi baru, memperluas wawasan, serta menemukan berbagai pendekatan dalam mengembangkan proses belajar mengajar.

Literasi informasi juga berkaitan dengan kemampuan guru menjadi pembelajar sepanjang hayat. Perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung cepat membuat proses pengembangan kompetensi tidak dapat hanya bergantung pada pelatihan formal.

Guru juga perlu memiliki inisiatif untuk terus belajar melalui berbagai sumber yang tersedia secara digital.

Melalui kegiatan PkM di MTsN 1 Kabupaten Bekasi tersebut, kolaborasi antara tim pelaksana dan pihak madrasah diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.

Dengan semakin baiknya kemampuan guru dalam mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi, platform digital diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan profesional pendidik.

Pada akhirnya, peningkatan kompetensi tersebut dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih adaptif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa transformasi digital dalam pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat dan platform teknologi, tetapi juga dengan kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola informasi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/pkm-di-mtsn-1-kabupaten-bekasi-perkuat-literasi-informasi-guru-berbasis-platform-digital/97723/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.38 WITA

  • #Transformasi Digital
  • #kompetensi guru
  • #literasi informasi
  • #mtns 1 kabupaten bekasi
  • #pendidikan
  • #pkm
  • #platform digital

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Pilihan Editor

  1. 1 Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?
  2. 2

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  3. 3

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  4. 4

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  5. 5

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.