Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Bukan Sekadar Memilih Ketua OSIM: Tiga Murid MTs Nurul Ulum Belajar Tentang Arti Memimpin

Bukan Sekadar Memilih Ketua OSIM: Tiga Murid MTs Nurul Ulum Belajar Tentang Arti Memimpin

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
18 September 2026, 12.58 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Tiga Murid MTs Nurul

BANTUL — Pagi itu, suasana di MTs Nurul Ulum Bantul terasa sedikit berbeda. Ada wajah-wajah yang tampak penuh semangat, tetapi ada pula yang terlihat gugup.

Di tengah suasana tersebut, tiga nama berdiri membawa gagasan dan harapan masing-masing: Aufaa Ihsan, Elok Ageng Kamaratih, dan 'Aliya Filasufah.

IKLAN

Mereka bukan sedang mengikuti ujian ataupun berlomba menjadi yang paling unggul. Ketiganya sedang menjalani sebuah proses pembelajaran yang lebih besar, yakni belajar bagaimana rasanya mendapatkan kepercayaan untuk memimpin.

Wardatul Jannah S. Pd
Baca Juga

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pada Rabu, 2 September 2026, MTs Nurul Ulum Bantul menyelenggarakan Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Tiga calon tampil menyampaikan gagasan sekaligus menawarkan semangat kepemimpinan untuk memperoleh amanah dari teman-temannya.

Namun, bagi pihak madrasah, pemilihan Ketua OSIM atau Pemilos bukan hanya tentang menentukan siapa yang memperoleh suara terbanyak. Di balik proses pemungutan suara, terdapat pembelajaran mengenai tanggung jawab, keberanian, demokrasi, serta sikap menghargai perbedaan.

Para siswa belajar bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi. Mereka juga belajar bahwa perbedaan pilihan tidak seharusnya menjadi alasan untuk bermusuhan.

Lebih dari itu, proses tersebut mengajarkan bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar berdiri di posisi paling depan, melainkan kesediaan untuk memikul amanah dan memberikan manfaat bagi orang lain.

bersih sampah
Baca Juga

Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

Tiga Calon, Tiga Harapan

Calon Ketua OSIM nomor urut 1, Aufaa Ihsan, membawa semangat menjadikan OSIM sebagai ruang bagi siswa untuk berkembang sekaligus memberikan kontribusi bagi madrasah.

“Saya ingin OSIM bukan hanya menjadi sebuah organisasi, tetapi menjadi tempat bagi teman-teman untuk belajar, berani menyampaikan pendapat, dan bersama-sama membuat perubahan yang baik di madrasah,” kata Aufaa.

Sementara itu, calon nomor urut 2, Elok Ageng Kamaratih, memandang kepemimpinan sebagai sebuah amanah yang tidak dapat dijalankan seorang diri.

“Bagi saya, menjadi pemimpin bukan berarti berjalan sendiri. Seorang pemimpin harus mau mendengarkan, bekerja sama, dan mengajak teman-temannya untuk tumbuh bersama,” ujar Elok.

MAN 1 Bulukumba
Baca Juga

Awali Hari dengan Salat Subuh Berjamaah dan Senam Pagi, MAN 1 Bulukumba Tanamkan Semangat Sehat Lahir dan Batin

Adapun calon nomor urut 3, 'Aliya Filasufah, membawa pesan bahwa kepemimpinan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya ingin menunjukkan bahwa menjadi pemimpin bisa dimulai dari hal-hal sederhana: disiplin, bertanggung jawab, mau membantu, dan menjadi contoh yang baik bagi teman-teman,” tutur 'Aliya.

Ketiga calon memiliki gagasan dan pendekatan yang berbeda. Namun, mereka dipertemukan oleh satu hal yang sama, yakni keberanian untuk maju, menyampaikan gagasan, serta kesiapan belajar menerima amanah.

Ketika Madrasah Mengajarkan Arti Kepemimpinan

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTs Nurul Ulum Bantul, Annisa Qibti Nur'aini, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Pemilos menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi para siswa.

IKLAN

Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang agar siswa memahami bahwa kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan dengan jabatan atau posisi.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa kepemimpinan itu bukan tentang siapa yang paling hebat, tetapi siapa yang siap bertanggung jawab, mau mendengarkan, mampu bekerja sama, dan memberikan keteladanan,” kata Annisa.

Ia menjelaskan, pengalaman mengikuti proses pemilihan dapat memberikan pembelajaran yang lebih membekas karena siswa mengalami langsung berbagai tahapan di dalamnya.

Mulai dari keberanian mencalonkan diri, menyampaikan gagasan, menentukan pilihan, menghargai pendapat orang lain hingga menerima hasil pemilihan.

“Hari ini mereka mungkin hanya memilih ketua OSIM. Tetapi dari proses sederhana ini, kami berharap tumbuh keberanian untuk menjadi pemimpin di masa depan. Mereka belajar menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan pilihan, menerima hasil, dan tetap bersahabat setelah pemilihan selesai,” ujarnya.

Dari proses sederhana itulah nilai pendidikan demokrasi dan kepemimpinan mulai diperkenalkan kepada para siswa.

Seseorang yang hari ini belajar menggunakan hak pilihnya, pada masa mendatang mungkin akan menjadi orang yang dipercaya untuk memimpin.

Demikian pula seorang siswa yang hari ini belajar menyampaikan gagasan di hadapan teman-temannya, kelak dapat tumbuh menjadi pribadi yang mampu berdiri di tengah masyarakat dengan membawa ilmu, keberanian, serta tanggung jawab yang lebih besar.

Menyiapkan Pemimpin Masa Depan

Pemilos MTs Nurul Ulum Bantul menjadi salah satu bagian dari ikhtiar madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keagamaan, tetapi juga mempunyai karakter, keberanian, keterampilan sosial, serta jiwa kepemimpinan.

Sebab, pendidikan tidak berhenti pada seberapa banyak ilmu yang dapat dipelajari atau dihafalkan oleh siswa.

Pendidikan juga berkaitan dengan bagaimana ilmu tersebut membentuk sikap, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta keberanian untuk memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar.

Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita yang terus dibangun MTs Nurul Ulum Bantul, yakni:

“Melahirkan penghafal Al-Qur'an, pemimpin dan profesional masa depan.”

Perjalanan menuju cita-cita itu tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Ia dapat dimulai dari sebuah pilihan, sebuah amanah, dan keberanian seorang siswa untuk mengatakan:

“Saya siap memimpin.”

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/bukan-sekadar-memilih-ketua-osim-tiga-murid-mts-nurul-ulum-belajar-tentang-arti-memimpin/97745/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.39 WITA

  • #Demokrasi Sekolah
  • #Kepemimpinan Siswa
  • #Ketua OSIM
  • #MTs Nurul Ulum
  • #Pemilihan OSIM
  • #Pendidikan Karakter
  • #bantul

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Pilihan Editor

  1. 1 Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro
  2. 2

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  3. 3

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  4. 4

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  5. 5

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.