TANGERANG SELATAN, JurnalPost.com – Keluhan nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) dapat muncul akibat kebiasaan beraktivitas dengan posisi tubuh yang kurang tepat. Mulai dari duduk terlalu lama, mengangkat barang, hingga menggunakan telepon genggam, aktivitas sehari-hari berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan apabila dilakukan tanpa memperhatikan prinsip ergonomi.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan tulang belakang, tim dosen Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Edukasi Postur Ergonomis Aktivitas Harian guna Mencegah Low Back Pain Masyarakat Kelurahan Buaran Tangerang Selatan” yang dijadwalkan pada tanggal 16–18 Oktober 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kelurahan Buaran, Tangerang Selatan, di bawah kepemimpinan Lurah Linda Hermawati, S.E., tersebut berfokus pada pemberian pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai penerapan postur tubuh yang aman dalam aktivitas sehari-hari.

Ketua Pengusul PkM, Irma Novianti, S.T., M.T., menjelaskan bahwa edukasi ini bertujuan membantu masyarakat memahami kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan untuk mengurangi risiko keluhan nyeri punggung bawah.
Melalui pendekatan low-cost ergonomics atau ergonomi berbiaya rendah, masyarakat diperkenalkan pada beberapa teknik menjaga postur tubuh tanpa memerlukan peralatan khusus maupun biaya besar.
Dalam sesi edukasi, Nia Kurniasih, S.T., M.M., selaku narasumber memberikan penjelasan mengenai posisi tulang belakang yang tepat ketika melakukan beberapa aktivitas fisik. Materi tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga melalui demonstrasi dan praktik langsung bersama peserta.
Warga diajak mempraktikkan teknik mengangkat beban dengan aman, memperbaiki posisi duduk, serta memahami cara menggunakan telepon genggam tanpa memberikan tekanan berlebihan pada leher dan punggung.
Selain itu, peserta memperoleh panduan peregangan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri untuk membantu mengurangi ketegangan otot akibat aktivitas berulang maupun posisi tubuh yang dipertahankan terlalu lama.
Hasil Evaluasi Menunjukkan Peningkatan Pemahaman Warga
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pengisian kuesioner untuk mengetahui kondisi awal peserta serta mengevaluasi pemahaman mereka setelah mengikuti edukasi.
Berdasarkan hasil kuesioner sebelum kegiatan, seluruh peserta atau 100 persen melaporkan pernah mengalami keluhan Low Back Pain yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Sebagian peserta juga belum memahami istilah LBP maupun teknik mengangkat beban dengan aman.
Setelah mengikuti rangkaian edukasi, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 84,6 persen peserta telah menguasai teknik postur ergonomis dan peregangan mandiri yang diperkenalkan selama kegiatan.
Sementara itu, sebanyak 92,3 persen peserta menyatakan komitmen untuk menerapkan kebiasaan ergonomis dalam aktivitas sehari-hari.
Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya menjaga postur tubuh. Meski demikian, penerapan kebiasaan ergonomis secara konsisten tetap diperlukan agar manfaat edukasi dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim dosen Teknik Industri Universitas Pamulang berharap masyarakat Kelurahan Buaran semakin memperhatikan kesehatan tulang belakang, baik ketika bekerja, melakukan pekerjaan rumah tangga, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Ketua Pengusul PkM berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi dapat dipraktikkan secara mandiri dan dibagikan kepada anggota keluarga maupun masyarakat sekitar.
Dengan menerapkan perubahan sederhana dalam kebiasaan sehari-hari, masyarakat diharapkan mampu mengurangi faktor risiko nyeri punggung bawah sekaligus membangun pola aktivitas yang lebih aman, nyaman, dan sehat.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda