Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dosen dan Mahasiswa Undip Dampingi Peternak Nguntoronadi Kelola Limbah untuk Pakan dan Pupuk

Dosen dan Mahasiswa Undip Dampingi Peternak Nguntoronadi Kelola Limbah untuk Pakan dan Pupuk

Foto profil Alvin Pradana
Editor: Alvin Pradana
28 September 2026, 13.54 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Dosen dan Mahasiswa Undip

WONOGIRI, JurnalPost.com — Dosen dan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) menjalankan program pemberdayaan peternak di Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, dengan mendorong pemanfaatan limbah peternakan dan pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 11 desa selama periode Kuliah Kerja Nyata (KKN), mulai 9 Juli hingga 18 Agustus 2026. Sebanyak 108 mahasiswa diterjunkan ke sejumlah desa di Kecamatan Nguntoronadi dengan membawa program integrasi pertanian dan peternakan.

IKLAN

Program menyasar petani sekaligus peternak serta anggota kelompok ternak yang masih aktif di wilayah tersebut.

Peternak Nguntoronadi Didorong
Baca Juga

Peternak Nguntoronadi Didorong Terapkan Manajemen Kandang dan Biosecurity untuk Sapi Potong

Nguntoronadi merupakan salah satu kawasan di Wonogiri yang memiliki potensi pertanian dan peternakan cukup besar. Sebagian masyarakat menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian sembari memelihara ternak yang juga kerap diposisikan sebagai aset atau tabungan keluarga.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara bergilir di masing-masing desa, peternak mendapatkan materi mengenai pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk yang dapat dimanfaatkan kembali untuk lahan pertanian.

Selain itu, mahasiswa dan dosen juga mengenalkan pemanfaatan limbah pertanian maupun hasil samping industri pangan sebagai alternatif pakan ternak.

Limbah Brem Berpotensi Jadi Pakan Ternak

Salah satu potensi yang mendapat perhatian berada di Desa Gebang. Di wilayah tersebut terdapat sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memproduksi brem.

Gerakan Pangan Berkelanjutan
Baca Juga

Peternak Nguntoronadi Olah Limbah Pertanian dan Brem Jadi Pakan Fermentasi Unggas

Proses produksi brem menghasilkan limbah yang dinilai masih dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak, baik untuk unggas maupun hewan ruminansia seperti sapi dan kambing.

Dosen dan Mahasiswa Undip 1

Dosen Universitas Diponegoro, Dr. Dinda Ayu Permata Sari, S.Pt., M.Si., mengatakan pemanfaatan sumber daya lokal dan limbah agroindustri dapat menjadi salah satu alternatif penyediaan pakan ternak, terutama saat musim kemarau.

Pada periode tersebut, ketersediaan hijauan di sejumlah wilayah Kabupaten Wonogiri dapat berkurang sehingga peternak membutuhkan sumber pakan alternatif.

IKLAN

Menurut Dinda, limbah hasil pengolahan brem juga memiliki kandungan mikroorganisme yang berpotensi mendukung kesehatan saluran pencernaan ternak, terutama pada hewan ruminansia.

FOTO 2
Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNDIP Bekali Pemuda Sukoharjo dengan CV ATS dan LinkedIn

Karena itu, limbah yang sebelumnya berpotensi terbuang dapat diolah kembali menjadi bahan yang memiliki nilai guna bagi peternak.

Dorong Integrasi Pertanian dan Peternakan

Konsep yang diperkenalkan dalam kegiatan ini menitikberatkan pada hubungan antara sektor peternakan dan pertanian.

Kotoran ternak, misalnya, dapat diolah menjadi pupuk untuk lahan pertanian. Sebaliknya, sisa hasil pertanian dan limbah agroindustri tertentu dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan pakan ternak setelah melalui pengolahan yang sesuai.

Pola tersebut diharapkan dapat membantu petani dan peternak mengurangi ketergantungan terhadap bahan produksi dari luar sekaligus menekan jumlah limbah yang tidak termanfaatkan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta juga mendapatkan modul sebagai bahan pendamping untuk memahami pengelolaan limbah peternakan dan pemanfaatan sumber pakan alternatif.

Pendekatan melalui kegiatan tatap muka dipilih agar peternak dapat berdiskusi secara langsung mengenai kondisi yang mereka hadapi di masing-masing desa.

Program tersebut juga dikaitkan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDGs 2 mengenai penghapusan kelaparan dan penguatan ketahanan pangan.

Dinda berharap pengetahuan yang disampaikan selama kegiatan tidak berhenti setelah periode KKN berakhir, tetapi dapat terus diterapkan oleh kelompok peternak di Kecamatan Nguntoronadi.

Pemanfaatan limbah lokal menjadi salah satu pendekatan yang dinilai dapat dikembangkan lebih lanjut, terutama di daerah dengan aktivitas pertanian, peternakan, dan industri pangan skala rumah tangga yang saling berdekatan.

Dengan pengelolaan yang tepat, limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan dapat kembali masuk dalam siklus produksi, baik sebagai pupuk untuk pertanian maupun sebagai bahan alternatif pakan ternak.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/dosen-dan-mahasiswa-undip-dampingi-peternak-nguntoronadi-kelola-limbah-untuk-pakan-dan-pupuk/97881/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.28 WITA

  • #KKN UNDIP
  • #Ketahanan Pangan
  • #Nguntoronadi
  • #Pakan Ternak
  • #Wonogiri
  • #limbah peternakan
  • #pupuk organik
  • #undip

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Pilihan Editor

  1. 1 DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD
  2. 2

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  3. 3

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

  4. 4

    Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?

  5. 5

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.