Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dospulkam IPB University di Lebak Dorong Pengembangan Agroforestri untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Dospulkam IPB University di Lebak Dorong Pengembangan Agroforestri untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Foto profil Shella Paramitha
Penulis: Shella Paramitha
09 Oktober 2026, 14.27 WITA Editor: Rina Maharani
6 menit baca
Dospulkam IPB di Lebak

LEBAK, JurnalPost.com — Kelompok Tani Hutan (KTH) Bocah Gunung di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi salah satu contoh masyarakat yang telah menerapkan sistem pertanian terpadu melalui pemanfaatan lahan untuk tanaman, pepohonan, dan peternakan. Praktik tersebut mendapat perhatian dalam kegiatan Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) 2026 yang diselenggarakan IPB University.

Melalui program ini, IPB University mendorong pengembangan agroforestri sebagai salah satu pendekatan untuk meningkatkan produktivitas lahan, memperluas sumber pendapatan petani, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

IKLAN

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 30 September 2026, tersebut merupakan bagian dari program Dospulkam IPB University melalui Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I). Program ini mempertemukan akademisi dengan masyarakat untuk berbagi pengetahuan, hasil penelitian, dan inovasi yang dapat diterapkan sesuai dengan potensi wilayah.

masyarakat lintas generasi
Baca Juga

IPB University Kembangkan Persemaian Aren di Citorek Barat, Dorong Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

Kegiatan dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Noor Farikhah Haneda, M.Si., dari Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University.

Prof. Noor Farikhah menjelaskan bahwa program Dosen Pulang Kampung merupakan salah satu bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, para dosen tidak hanya menyampaikan pengetahuan akademik, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hasil penelitian dan inovasi yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Noor.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penerapan inovasi pertanian. Pengetahuan yang dikembangkan di perguruan tinggi perlu disesuaikan dengan kondisi lapangan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Agroforestri sebagai Alternatif Diversifikasi Usaha Tani

Salah satu materi utama dalam kegiatan tersebut mengangkat tema "Sistem Agroforestri: Upaya Diversifikasi Usaha Tani dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat".

Langkah Kecil Kurangi Sampah
Baca Juga

Kurangi Sampah dari Rumah, IPB University Ajarkan Warga Mulyaharja Membuat Eco Enzyme

Materi disampaikan oleh Dr. Adisti Permatasari Putri Hartoyo, M.Si., bersama Elisabeth Violetta Kasih Dewanti.

Dalam pemaparannya, agroforestri dijelaskan sebagai sistem pengelolaan lahan yang mengintegrasikan pepohonan dengan tanaman pertanian, perikanan, dan/atau peternakan. Sistem ini memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai manfaat ekonomi sekaligus mempertahankan fungsi ekologis lahan.

Berbeda dengan pola pertanian yang hanya mengandalkan satu komoditas, agroforestri memberikan peluang bagi petani untuk menghasilkan beberapa jenis produk dari lahan yang sama.

Sebagai contoh, petani dapat membudidayakan tanaman pangan di antara pepohonan sekaligus memanfaatkan sebagian lahan untuk menanam hijauan pakan ternak. Dengan cara tersebut, sumber pendapatan tidak hanya bergantung pada hasil panen tanaman utama.

Sekolah Vokasi IPB University
Baca Juga

Penanaman Cabai di Lahan Biochar, Prodi TMP SV IPB University Lanjutkan Pengabdian Masyarakat di Mulyaharja

Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan dengan sejumlah bentuk agroforestri, antara lain agrisilvikultur yang menggabungkan pohon dan tanaman pertanian, silvopastura yang mengintegrasikan pepohonan dengan peternakan, serta agrosilvopastura yang memadukan ketiganya dalam satu sistem pengelolaan.

Selain itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai silvofishery, yakni integrasi vegetasi berkayu dengan kegiatan perikanan, serta apikultur atau budidaya lebah yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari diversifikasi usaha berbasis lahan.

Pengembangan Agroforestri

Untuk memberikan gambaran penerapannya, pemateri turut menyampaikan sejumlah contoh praktik agroforestri dari berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah kombinasi tanaman sengon dan singkong di Bogor, kakao dan padi di Palu, serta mangrove dan udang di Lampung.

Beragam contoh tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan agroforestri dapat disesuaikan dengan kondisi geografis, karakteristik lahan, serta sumber daya yang dimiliki masyarakat setempat.

IKLAN

Petani KTH Bocah Gunung Telah Terapkan Pertanian Terpadu

Dalam kegiatan Dospulkam tersebut, diketahui bahwa masyarakat yang tergabung dalam KTH Bocah Gunung sebenarnya telah menjalankan sejumlah praktik yang sejalan dengan prinsip agroforestri.

Selain mengelola tanaman pertanian dan pepohonan, anggota kelompok tani juga mengembangkan usaha peternakan kambing, domba, dan sapi sebagai bagian dari kegiatan ekonomi mereka.

Untuk mendukung usaha peternakan, masyarakat memanfaatkan ruang di antara pepohonan sebagai lokasi penanaman rumput dan berbagai jenis hijauan pakan ternak.

Pola pemanfaatan lahan tersebut memungkinkan beberapa kegiatan produksi berlangsung secara berdampingan tanpa harus sepenuhnya memisahkan penggunaan lahan untuk tanaman dan ternak.

Praktik yang dijalankan KTH Bocah Gunung memiliki kesesuaian dengan konsep agrosilvopastura, yaitu sistem yang menggabungkan komponen kehutanan, pertanian, dan peternakan.

Keberadaan ternak memberikan peluang pendapatan tambahan bagi petani, sementara tanaman dan pepohonan tetap menjadi bagian penting dalam pemanfaatan lahan.

Pengalaman masyarakat ini menjadi modal awal untuk mengembangkan sistem agroforestri yang lebih terencana. Melalui pendampingan dan penguatan pengetahuan, praktik yang telah dilakukan diharapkan dapat ditingkatkan agar memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan secara lebih optimal.

Perkuat Ekonomi Petani dan Kelestarian Lingkungan

Pengembangan agroforestri tidak hanya berkaitan dengan peningkatan hasil pertanian, tetapi juga dengan kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya lahan secara berkelanjutan.

Dalam aspek ekonomi, diversifikasi usaha tani dapat membantu mengurangi ketergantungan petani terhadap satu jenis komoditas. Ketika hasil atau harga salah satu produk mengalami penurunan, keberadaan komoditas lain berpotensi menjadi sumber pendapatan alternatif.

Sementara dari sisi lingkungan, keberadaan pepohonan dalam sistem pertanian dapat membantu melindungi tanah, mendukung siklus air, serta mempertahankan fungsi ekologis lahan apabila dikelola dengan tepat.

Dengan demikian, penerapan agroforestri menawarkan pendekatan yang menggabungkan kepentingan produksi pertanian dan perlindungan lingkungan dalam satu sistem pengelolaan.

Melalui program Dospulkam 2026, IPB University berupaya memperkuat praktik yang telah berkembang di masyarakat dengan dukungan pengetahuan ilmiah dan inovasi yang relevan.

Interaksi langsung antara dosen dan kelompok tani juga membuka ruang pertukaran pengalaman. Akademisi dapat memahami kondisi serta tantangan yang dihadapi petani, sementara masyarakat memperoleh tambahan pengetahuan untuk mengembangkan kegiatan usaha mereka.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya sistem pertanian yang lebih produktif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi KTH Bocah Gunung, penguatan praktik agroforestri menjadi peluang untuk mengoptimalkan potensi lahan sekaligus mengembangkan sumber penghidupan yang lebih beragam.

Ke depan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan kelompok tani diharapkan terus berlanjut agar penerapan inovasi tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diwujudkan melalui praktik pengelolaan lahan yang memberikan manfaat nyata.

Program Dosen Pulang Kampung IPB University menjadi salah satu upaya menjembatani hasil penelitian dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan petani.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/dospulkam-ipb-university-di-lebak-dorong-pengembangan-agroforestri-untuk-tingkatkan-kesejahteraan-petani/98089/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.24 WITA

  • #Dospulkam
  • #IPB University
  • #KTH Bocah Gunung
  • #Lebak
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #agroforestri
  • #kesejahteraan petani
  • #pertanian terpadu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Pilihan Editor

  1. 1 Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa
  2. 2

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  3. 3

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  4. 4

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  5. 5

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.