SLEMAN, JurnalPost.com – Mahasiswa KKN UNY di Dusun Kepuh, Kalurahan Kepuharjo melaksanakan program “Edukasi Gemar Menabung pada Anak Usia Dini” pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut ditujukan kepada anak-anak di Dusun Kepuh mulai dari TK hingga SD sebagai upaya mengenalkan pentingnya menabung dan pengelolaan keuangan sederhana sejak dini. Kegiatan ini diikuti15 anak terdiri dari 5 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan pada kebiasaan sederhana dalam mengelola uang yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi diberikan dengan menyesuaikan materi dengan usia anak agar informasi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Program tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menabung serta mengenalkan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak memahami penggunaan uang secara sederhana dan bijaksana sekaligus meningkatkan kebiasaan menabung sejak usia dini. Pemahaman mengenai kebutuhan dan keinginan juga menjadi bagian penting dalam mengenalkan penggunaan uang kepada anak, sehingga anak dapat mulai memahami bahwa uang yang dimiliki tidak selalu harus digunakan untuk membeli sesuatu yang diinginkan. Dengan pengenalan tersebut, anak-anak diharapkan dapat mulai membangun kebiasaan menyisihkan uang secara sederhana sesuai dengan kemampuan mereka.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pengertian, manfaat menabung, serta perbedaan antara kebutuhan dan keinginan dengan materi yang sudah disesuaikan untuk anak. Pada kegiatan tersebut anak-anak diberikan pemahaman mengenai manfaat menabung serta perbedaan antara kebutuhan dan keinginan melalui contoh di kehidupan sehari-hari. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan menghias celengan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan kebiasaan menabung dengan cara yang lebih menyenangkan dan interaktif. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran.
Kegiatan menghias celengan memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak untuk memiliki media yang dapat digunakan dalam membiasakan diri menyisihkan uang. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menabung, tetapi juga diajak untuk mulai menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah kegiatan berlangsung, penerapan kebiasaan menabung mulai terlihat dalam keseharian beberapa anak. Berdasarkan informasi dari orang tua, anak-anak menjadi lebih gemar menabung dan mulai membiasakan diri menyisihkan uang ke dalam celengan. Kebiasaan tersebut tetap didampingi dan diawasi oleh orang tua agar dapat dilakukan secara rutin. Pendampingan dari orang tua menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kebiasaan yang mulai diperkenalkan melalui kegiatan KKN. Dengan adanya dukungan tersebut, anak-anak dapat terus diarahkan untuk menyisihkan uang dan menggunakan celengan yang telah mereka hias.
Kebiasaan menabung tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan tidak berhenti pada saat kegiatan dilakukan, tetapi anak-anak mulai menerapkan kebiasaan menabung dalam kesehariannya. Dengan adanya pendampingan dari orang tua, anak-anak didorong untuk mempertahankan kebiasaan menabung secara rutin.
Salah satu orang tua menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengaruh terhadap kebiasaan anak dalam menabung. Setelah mengikuti kegiatan menghias celengan, anaknya menjadi lebih gemar menabung dengan mulai menyisihkan uang secara rutin untuk dikumpulkan dan akan digunakan untuk membeli sepatu yang diinginkannya. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang diberikan dapat menjadi pengalaman yang mendorong anak untuk mulai memiliki tujuan dalam menabung. Dengan adanya tujuan tersebut, anak dapat memahami bahwa uang yang disisihkan secara bertahap dapat digunakan untuk memenuhi sesuatu yang diinginkan dengan tetap melalui proses menabung.

Keberlanjutan program didukung dengan pendampingan oleh orang tua dalam membiasakan anak menabung secara rutin. Celengan yang telah dihias dapat terus digunakan untuk menyisihkan uang, sementara orang tua memiliki peran dalam mengawasi dan mendukung anak agar kebiasaan menabung dapat dipertahankan, sehingga edukasi yang diberikan kepada anak-anak dapat terus diterapkan meskipun program KKN telah selesai.
Program “Gemar Menabung pada Anak Usia Dini” mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pengenalan literasi keuangan dasar sebagai bagian dari kecakapan hidup. Edukasi mengenai manfaat menabung menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang dapat membantu anak-anak membangun kebiasaan positif dan bertanggung jawab sejak dini.

Program ini dilaksanakan oleh Febinur Azizah dan Mariezcha Aurellia, mahasiswa KKN UNY. Melalui program tersebut, kami berharap kebiasaan menabung yang telah mulai diterapkan oleh anak-anak dapat terus dipertahankan dengan dukungan orang tua. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda