Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa Teknik Industri UMB Ajak Zainn Coffee Olah Ampas Kopi Menjadi Media Tanam

Mahasiswa Teknik Industri UMB Ajak Zainn Coffee Olah Ampas Kopi Menjadi Media Tanam

Foto profil Rina Maharani
Editor: Rina Maharani
30 September 2026, 19.12 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
UMB Ajak Zainn Coffee

Depok, JurnalPost.com – Ampas kopi yang biasanya langsung dibuang setelah proses penyeduhan ternyata memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali. Melihat peluang tersebut, mahasiswa Teknik Industri Universitas Mercu Buana (UMB) mendampingi Zainn Coffee & Roastery di Depok, Jawa Barat, untuk mengolah limbah ampas kopi menjadi alternatif campuran media tanam.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat skema Mahasiswa Berdampak yang mengangkat tema “Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi Zainn Coffee sebagai Alternatif Media Tanam.”

IKLAN

Program dilaksanakan pada Agustus 2026 di Zainn Coffee yang berada di kawasan Leuwinanggung, Depok. Kegiatan mendapat dukungan pendanaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mercu Buana. Sementara itu, pihak Zainn Coffee berperan sebagai mitra dengan menyediakan bahan baku berupa ampas kopi serta fasilitas pendukung kegiatan.

Limbah Ampas Kopi Belum Dimanfaatkan Optimal

Dalam aktivitas operasionalnya, Zainn Coffee menghasilkan beberapa kilogram ampas kopi basah setiap hari. Selama ini, limbah tersebut dikumpulkan kemudian dibuang bersama sampah organik lainnya tanpa melalui proses pemilahan maupun pengolahan lebih lanjut.

Pengelola Zainn Coffee sebenarnya memiliki ketertarikan untuk memanfaatkan ampas kopi. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai teknik pengolahan serta ketersediaan peralatan menjadi salah satu kendala dalam penerapannya.

Jika terus dibuang, timbunan ampas kopi dapat meningkatkan volume sampah organik. Limbah organik yang terurai di tempat pembuangan akhir juga berpotensi menghasilkan gas rumah kaca, termasuk metana.

Padahal, ampas kopi masih memiliki kandungan unsur yang dapat dimanfaatkan tanaman. Berdasarkan rujukan yang digunakan tim mahasiswa, ampas kopi mengandung sekitar 2,28 persen nitrogen, 0,06 persen fosfor, dan 0,6 persen kalium. Ketiga unsur tersebut merupakan bagian dari unsur hara yang diperlukan dalam pertumbuhan tanaman.

Mengenalkan Pengolahan Ampas Kopi

Melalui program tersebut, mahasiswa memperkenalkan metode sederhana untuk mengolah ampas kopi sebelum digunakan sebagai campuran media tanam.

Grafik

Proses diawali dengan mengumpulkan ampas kopi hasil penyeduhan. Ampas kemudian dikeringkan untuk menurunkan kadar air sekaligus mengurangi risiko pertumbuhan jamur.

Setelah kering, ampas kopi dicampurkan dengan sejumlah bahan pendukung dan larutan EM4. Campuran tersebut kemudian melalui proses fermentasi hingga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari media tanam.

Tahapan pengolahan menjadi hal penting karena penggunaan ampas kopi secara langsung dalam jumlah berlebihan dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Hal tersebut berkaitan dengan kandungan kafein dan tingkat keasaman yang masih terdapat pada ampas kopi.

IKLAN

Selain memberikan pengetahuan mengenai pengolahan limbah, tim mahasiswa juga mengenalkan konsep ekonomi sirkular dan green supply chain kepada pengelola Zainn Coffee.

Melalui konsep tersebut, limbah dari suatu aktivitas usaha tidak hanya dipandang sebagai bahan buangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan kembali sehingga mempunyai nilai guna baru.

Tim turut mendorong pengelola untuk mulai melakukan pencatatan terhadap volume limbah ampas kopi yang dihasilkan setiap hari. Pencatatan tersebut diharapkan membantu pelaku usaha memantau jumlah limbah sekaligus mengevaluasi efektivitas pengolahannya.

Dalam pelaksanaannya, sebagian sesi penyampaian materi dan presentasi juga dilakukan secara daring.

Mendukung Pencapaian SDGs

Program pemanfaatan ampas kopi tersebut juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Kegiatan ini mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui upaya mengurangi limbah sekaligus memanfaatkan kembali sisa hasil kegiatan usaha.

Selain itu, program tersebut berkaitan dengan SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, terutama melalui pengurangan limbah organik yang berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca.

Pemanfaatan hasil pengolahan ampas kopi sebagai campuran media tanam juga memiliki keterkaitan dengan SDG 15 tentang Ekosistem Daratan.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu Teknik Industri secara langsung dalam membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi pelaku UMKM.

Pendekatan seperti pengelolaan limbah, efisiensi proses, ekonomi sirkular, hingga green supply chain dapat diaplikasikan dalam skala usaha kecil melalui metode yang relatif sederhana.

Ke depan, tim mahasiswa berharap Zainn Coffee dapat menjalankan proses pengolahan ampas kopi secara mandiri dan berkelanjutan.

Penerapan tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha kedai kopi lainnya untuk mulai mengelola limbah hasil operasional menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai tambah.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/mahasiswa-teknik-industri-umb-ajak-zainn-coffee-olah-ampas-kopi-menjadi-media-tanam/97913/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.27 WITA

  • #Ampas Kopi
  • #Ekonomi Sirkular
  • #Limbah Organik
  • #Mahasiswa UMB
  • #Media Tanam
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #Teknik Industri
  • #Zainn Coffee

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Pilihan Editor

  1. 1 Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?
  2. 2

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  3. 3

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

  4. 4

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  5. 5

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.