Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  2. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  3. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  4. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  5. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa KKN Unmer Malang Bangun Greenhouse Hidroponik untuk Ibu PKK di Wagir

Mahasiswa KKN Unmer Malang Bangun Greenhouse Hidroponik untuk Ibu PKK di Wagir

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
11 September 2026, 16.19 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
KKN Unmer Malang
Kolase kegiatan KKN Kelompok 16 Universitas Merdeka Malang bersama ibu-ibu PKK dalam pembangunan dan pengelolaan greenhouse hidroponik di Dusun Krobyokan, Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Malang, JurnalPost.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas Merdeka Malang menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan greenhouse hidroponik di Dusun Krobyokan, Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Program yang dilaksanakan pada Agustus 2026 ini melibatkan ibu-ibu PKK sebagai mitra utama dalam pengelolaan budidaya selada ungu.

Program tersebut berangkat dari potensi lahan yang masih dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif di lingkungan Dusun Krobyokan. Di sisi lain, ibu-ibu PKK setempat memiliki ketertarikan untuk mempelajari teknik hidroponik, tetapi sebelumnya belum memiliki pengalaman dalam menerapkan metode budidaya tersebut.

IKLAN

Melihat kondisi itu, mahasiswa KKN Kelompok 16 tidak hanya menghadirkan fasilitas budidaya, tetapi juga memberikan edukasi dan pendampingan agar masyarakat mampu mengoperasikan serta mengelolanya secara mandiri.

Pesantren Bakery Workshop in Action
Baca Juga

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Ketersediaan lahan dan sumber air di lokasi turut mendukung penerapan hidroponik sebagai salah satu alternatif kegiatan produktif masyarakat. Sistem ini dipilih karena memungkinkan tanaman dibudidayakan tanpa menjadikan tanah sebagai media utama sehingga penggunaan lahan dapat lebih efisien.

Melalui kegiatan tersebut, ibu-ibu PKK juga dapat mempelajari proses budidaya secara langsung, mulai dari penyemaian benih, penanaman, pemberian nutrisi, perawatan hingga pemanenan.

Mahasiswa membangun greenhouse yang dilengkapi instalasi hidroponik menggunakan sistem Deep Flow Technique (DFT). Sistem ini bekerja dengan mengalirkan larutan nutrisi secara bersirkulasi melalui saluran tempat tanaman tumbuh.

DFT memungkinkan akar tanaman memperoleh air dan nutrisi secara lebih teratur. Adanya genangan larutan nutrisi di dalam saluran juga memberikan cadangan air bagi tanaman apabila pompa berhenti sementara.

Kondisi cuaca mendung
Baca Juga

Asap Tebal Tak Surutkan Semangat, Tim 15 Ekspedisi Patriot UI Bekali UMKM Pala Werianggi-Werabur Keterampilan Branding dan Fotografi Produk

Sementara itu, penggunaan greenhouse membantu menciptakan area budidaya yang lebih tertata sekaligus memberikan perlindungan bagi tanaman dari kondisi lingkungan luar.

Setelah pembangunan fasilitas selesai, mahasiswa memberikan edukasi mengenai dasar-dasar hidroponik kepada ibu-ibu PKK. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dilibatkan langsung dalam praktik budidaya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan berbagai peralatan dan bahan yang digunakan, antara lain netpot, nampan, rockwool, cutter, tusuk gigi, benih, air, serta nutrisi AB Mix.

Peserta kemudian mempraktikkan tahapan penyemaian benih, pemindahan tanaman ke instalasi hidroponik, pemberian nutrisi, perawatan hingga pemantauan pertumbuhan tanaman.

Cafe Jamu Usapinonot
Baca Juga

Dari Rimpang Lokal ke Cafe Jamu: Pengabdian Dosen untuk Masyarakat Usapinonot

Selada ungu dipilih sebagai komoditas utama karena dapat dimanfaatkan sebagai sayuran untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus sesuai untuk praktik budidaya hidroponik.

Melalui budidaya tersebut, mitra dapat mengikuti seluruh proses pertumbuhan tanaman hingga memasuki masa panen. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasil panen yang diperoleh juga memiliki peluang untuk dimanfaatkan secara ekonomi apabila produksinya mencukupi.

Pendampingan dilakukan selama proses budidaya berlangsung. Ibu-ibu PKK tidak hanya menyaksikan mahasiswa mengelola tanaman, tetapi turut terlibat dalam proses perawatan.

IKLAN

Pendekatan yang menggabungkan sosialisasi, praktik dan pendampingan tersebut diharapkan membuat peserta lebih mudah memahami cara kerja instalasi hidroponik sekaligus mengetahui berbagai aspek yang perlu diperhatikan selama tanaman tumbuh.

Untuk mengukur perubahan pemahaman peserta, mahasiswa melakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test terhadap 34 anggota PKK.

Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata peserta meningkat dari 60,59 sebelum kegiatan menjadi 81,76 setelah mengikuti kegiatan. Dengan demikian, terjadi peningkatan rata-rata sekitar 21,18 poin setelah peserta mendapatkan sosialisasi dan praktik hidroponik.

Hasil analisis juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah kegiatan, dengan nilai korelasi 0,526 dan tingkat signifikansi 0,001 (p < 0,05).

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa rangkaian sosialisasi, praktik dan pendampingan memberikan perubahan positif terhadap pemahaman peserta mengenai budidaya hidroponik.

Setelah melalui proses perawatan, selada ungu yang ditanam akhirnya memasuki masa panen. Pemanenan dilakukan bersama ibu-ibu PKK sebagai bagian dari rangkaian program.

Hasil panen menjadi bukti bahwa instalasi hidroponik yang dibangun dapat digunakan untuk menghasilkan sayuran sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat dalam mengelola budidaya secara mandiri.

Bagi peserta, kegiatan panen juga menjadi kesempatan untuk melihat hasil dari seluruh tahapan yang telah dilakukan sejak awal, mulai dari penyemaian benih hingga perawatan tanaman.

Dengan demikian, program KKN tersebut tidak berhenti pada pembangunan greenhouse, tetapi juga memberikan pengalaman mengenai keseluruhan proses budidaya hidroponik kepada masyarakat.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 16 Universitas Merdeka Malang, keberhasilan kegiatan tidak hanya dinilai dari selesainya pembangunan greenhouse maupun keberhasilan memanen tanaman. Keberlanjutan pemanfaatan fasilitas oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir juga menjadi bagian penting dari program.

Pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan kepada ibu-ibu PKK diharapkan dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pengelolaan greenhouse secara mandiri.

Ke depan, greenhouse hidroponik tersebut diharapkan dapat terus dikelola bersama oleh ibu-ibu PKK Dusun Krobyokan. Setelah satu masa panen berakhir, penanaman dapat kembali dilakukan sehingga fasilitas tidak hanya digunakan untuk satu periode produksi.

Selain membantu memenuhi kebutuhan sayuran rumah tangga, hasil produksi yang berlebih juga berpotensi dipasarkan kepada masyarakat sekitar sehingga dapat membuka peluang kegiatan ekonomi produktif.

Melalui program tersebut, KKN Kelompok 16 Universitas Merdeka Malang berharap pemanfaatan lahan di Dusun Krobyokan semakin optimal. Greenhouse hidroponik yang telah dibangun diharapkan tidak sekadar menjadi peninggalan program KKN, tetapi berkembang menjadi sarana belajar dan kegiatan produktif yang dapat terus dimanfaatkan oleh ibu-ibu PKK serta masyarakat Desa Jedong.

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/mahasiswa-kkn-unmer-malang-bangun-greenhouse-hidroponik-untuk-ibu-pkk-di-wagir/97658/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.03 WITA

  • #KKN Unmer Malang
  • #Pemberdayaan Masyarakat
  • #Wagir Malang
  • #greenhouse hidroponik
  • #hidroponik DFT
  • #ibu PKK
  • #selada ungu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Pilihan Editor

  1. 1 Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya
  2. 2

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  3. 3

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  4. 4

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  5. 5

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.