Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Tim SPEED Indofood Berhasil Tekan Masalah Kemasan dan Turunkan Limbah Plastik

Tim SPEED Indofood Berhasil Tekan Masalah Kemasan dan Turunkan Limbah Plastik

T
Penulis: Tim Kelompok Kerja Mutu Speed Expansion
28 Oktober 2026, 00.21 WITA Editor: Danang Purnama
7 menit baca
Tim SPEED Indofood
Keterangan Foto: Tim SPEED bersama jajaran manajemen PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk – Packaging Division BIC Expansion berfoto bersama seusai meraih penghargaan Diamond dalam Konvensi Kelompok Kerja Mutu (KKM) yang digelar di Purwakarta, 13 Oktober 2026. (Foto: Dokumentasi Indofood CBP)

PURWAKARTA, JurnalPost.com – Upaya meningkatkan kualitas produksi kemasan fleksibel terus dilakukan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk melalui berbagai inovasi di lingkungan perusahaan. Salah satunya datang dari Tim SPEED (Slitting Process Effective Development) yang berhasil mengembangkan teknologi untuk mengurangi permasalahan ketebalan material dan ketidakstabilan gulungan kemasan dalam proses produksi.

Inovasi yang dikembangkan di unit Flexible Packaging, BIC Expansion, tersebut mampu menurunkan persentase sortir akibat permasalahan ketebalan dan material menggulung (curling) pada produk Noodle dari 41 persen menjadi 28 persen.

IKLAN

Hasil tersebut diperoleh melalui serangkaian perbaikan proses produksi yang berlangsung sepanjang 2026, mulai dari pengembangan alat bantu pada mesin slitting, penyempurnaan standar ketebalan material, hingga penerapan teknologi Internet of Things (IoT) untuk pemantauan mesin secara langsung.

eko
Baca Juga

Mesin Canggih, Aturan Usang: Implementasi CCMS Tersandung SOP Lama dan Kesiapan Operator

Tidak hanya berdampak terhadap kualitas produksi, program ini juga menunjukkan hasil dalam pengurangan limbah plastik serta peningkatan efisiensi biaya operasional perusahaan.

Berawal dari Masalah Ketebalan Kemasan

Pengembangan inovasi Tim SPEED bermula dari tingginya jumlah material kemasan yang harus disortir akibat ketebalan tidak merata dan kondisi material yang melengkung pada proses pemotongan gulungan.

Berdasarkan evaluasi produksi periode April hingga Juni 2026, permasalahan ketebalan atau thickness menjadi penyumbang terbesar dalam kategori sortir produk Noodle, dengan persentase mencapai 41 persen.

Kondisi tersebut berkaitan dengan proses extrusion laminasi, yaitu penggabungan beberapa lapisan material kemasan menggunakan polimer cair sebagai bahan perekat.

Tambah Karyawan
Baca Juga

Tambah Karyawan Tak Selalu Tambah Untung, Ini Penjelasan Ekonominya

Dalam prosesnya, dapat terbentuk penebalan pada bagian tepi material yang dikenal dengan istilah edge bead. Perbedaan ketebalan ini berpotensi menyebabkan ketidakstabilan ketika material memasuki mesin pemotong atau slitting.

Permasalahan semakin kompleks karena sistem pengendalian ketebalan otomatis atau auto dies belum mampu menjangkau seluruh bagian tepi material secara optimal.

Setelah melakukan analisis penyebab masalah, Tim SPEED menetapkan sejumlah langkah perbaikan untuk mengurangi jumlah material yang harus disortir sekaligus meningkatkan kestabilan proses produksi.
1Tim SPEED merencanakan
Prototipe VR-Stabilizer (Volt Roll-Stabilizer) berbasis elektrik yang dikembangkan Tim SPEED Indofood CBP untuk menjaga kestabilan tepi material kemasan pada mesin slitting, sehingga membantu mengurangi masalah ketebalan dan curling selama proses produksi. (Foto: Dokumentasi Tim SPEED)

1Tim SPEED merencanakan
Prototipe VR-Stabilizer (Volt Roll-Stabilizer) berbasis elektrik yang dikembangkan Tim SPEED Indofood CBP untuk menjaga kestabilan tepi material kemasan pada mesin slitting, sehingga membantu mengurangi masalah ketebalan dan curling selama proses produksi. (Foto: Dokumentasi Tim SPEED)

Kembangkan VR-Stabilizer untuk Menjaga Kestabilan Material

Salah satu inovasi utama yang dikembangkan adalah VR-Stabilizer (Volt Roll-Stabilizer), yakni alat bantu penekan tepi film yang dipasang pada mesin slitting.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Pengembangan alat dilakukan secara bertahap melalui beberapa pengujian.

Pada tahap awal, tim mencoba menggunakan alat bantu sederhana berupa kunci L untuk menahan bagian tepi material. Pengujian tersebut mampu menurunkan jumlah sortir akibat masalah ketebalan sebesar 13,41 persen, tetapi belum memberikan hasil optimal dari sisi kestabilan maupun keselamatan penggunaan.

Tim kemudian mengembangkan prototipe manual yang memungkinkan posisi penekan tepi film diatur lebih tepat. Pengujian kedua menghasilkan penurunan jumlah sortir sebesar 27,38 persen.

Pengembangan berlanjut dengan menghadirkan prototipe berbasis elektrik. Pada tahap ini, posisi rol penekan dapat disesuaikan menggunakan sistem penggerak sehingga pengoperasian menjadi lebih praktis dan konsisten.

Hasil pengujian menunjukkan penurunan jumlah sortir akibat masalah ketebalan sebesar 34,18 persen dibandingkan kondisi pembanding pada pengujian tersebut.

Keberhasilan ini menjadi salah satu dasar penerapan VR-Stabilizer sebagai bagian dari program peningkatan kualitas produksi.

Integrasikan Teknologi IoT untuk Pemantauan Mesin

Selain melakukan modifikasi mekanis, Tim SPEED juga mengembangkan sistem pemantauan mesin berbasis Internet of Things (IoT) yang diintegrasikan dengan Programmable Logic Controller (PLC).

Teknologi tersebut memungkinkan berbagai parameter proses produksi dipantau secara real-time melalui dashboard digital.

Sistem juga dilengkapi pencatatan riwayat peringatan dan pengiriman notifikasi melalui WhatsApp apabila terdeteksi penyimpangan parameter mesin.

Dengan sistem tersebut, operator dan tim teknis dapat memperoleh informasi lebih cepat untuk melakukan pemeriksaan maupun tindakan perbaikan.

Dalam evaluasi internal, integrasi IoT turut meningkatkan kemampuan deteksi penyimpangan proses. Meski demikian, frekuensi tindakan pembersihan mesin juga meningkat sehingga waktu penghentian mesin akibat kegiatan tersebut masih menjadi perhatian dalam evaluasi efisiensi.

Tim SPEED juga melakukan penyesuaian rentang toleransi ketebalan material dari ±2 mikrometer menjadi ±1 mikrometer.

Berdasarkan hasil evaluasi kapabilitas proses yang tercantum dalam laporan proyek, nilai Process Capability Index (Cpk) meningkat dari 1,14 menjadi 1,34 setelah penerapan standar baru.

IKLAN

Perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat konsistensi kualitas material kemasan.

Sortir Menurun, Limbah Plastik Berkurang

Penerapan sejumlah perbaikan tersebut menunjukkan hasil dalam evaluasi produksi periode Juli hingga September 2026.

Persentase sortir akibat permasalahan ketebalan dan material menggulung pada produk Noodle turun dari 41 persen pada periode April–Juni menjadi 28 persen setelah perbaikan.

Artinya, Tim SPEED telah memperoleh keberhasilan penurunan sebesar 32 persen. Dari target keberhasilan yang mereka tentukan yaitu 26 persen.

Dampak lainnya terlihat dari jumlah limbah film plastik yang dihasilkan melalui proses produksi dan penggulungan ulang.

Sebelum perbaikan, jumlah limbah tercatat mencapai 337.178 meter. Setelah program diterapkan, jumlah tersebut menurun menjadi 163.296 meter.

Dengan demikian, terdapat pengurangan limbah sepanjang 173.882 meter atau sekitar 51,5 persen berdasarkan data evaluasi proyek.

Penurunan tersebut menunjukkan bahwa upaya perbaikan kualitas tidak hanya berkaitan dengan hasil produksi, tetapi juga dapat mendukung penggunaan bahan baku yang lebih efisien.
Berpotensi Menghemat Biaya hingga Rp1,6 Miliar per Tahun

Dari sisi keuangan, Tim SPEED turut melakukan evaluasi terhadap penghematan biaya yang dihasilkan melalui penurunan sortir, berkurangnya proses penggulungan ulang, serta efisiensi waktu produksi.

Dokumen evaluasi proyek mencatat total investasi pengembangan dan penerapan perbaikan sebesar Rp12.085.000.

Sementara itu, perhitungan pada bagian tinjauan keuangan menunjukkan potensi penghematan bersih sekitar Rp1,63 miliar per tahun setelah memperhitungkan komponen biaya tambahan tertentu.

Nilai tersebut merupakan estimasi berdasarkan evaluasi dan proyeksi internal proyek, bukan laporan realisasi keuntungan tahunan perusahaan.

Manfaat perbaikan juga terlihat pada kelancaran proses produksi, berkurangnya kebutuhan penanganan ulang material, serta peningkatan efisiensi penggunaan bahan kemasan.

Hasil Kolaborasi Tim Produksi dan Quality Control

Keberhasilan pengembangan inovasi ini tidak terlepas dari kolaborasi pekerja lintas bagian yang tergabung dalam Tim SPEED.

Tim proyek dipimpin Alfian Aziz sebagai Ketua Proyek Continuous Improvement (CI), dengan Tri Yulianto sebagai Ketua Tim CI.

Anggota lainnya terdiri atas Torik Tohirin, Lutfi Munajat, Andri Iriyanto, serta Yeyen Sri Nurdianti yang menjalankan peran sebagai sekretaris.

Pelaksanaan proyek turut mendapatkan pendampingan dari Mario Sidabutar sebagai fasilitator dan Rohman sebagai sponsor atau penasihat proyek.

Dalam proses pengembangannya, tim menerapkan metode Plan-Do-Check-Action (PDCA), mulai dari identifikasi masalah, analisis penyebab, pengujian solusi, hingga evaluasi dan standardisasi hasil perbaikan.

Untuk menjaga keberlanjutan program, perusahaan juga menyusun instruksi kerja penggunaan VR-Stabilizer, standar pengendalian ketebalan, serta prosedur pemantauan mesin berbasis IoT.

Sosialisasi dilakukan kepada tim produksi dan pengendalian mutu di sejumlah unit operasional, termasuk Plant Cikupa, Cakung, BIC 1, dan Expansion.

Di samping itu, inovasi VR-Stabilizer telah diajukan untuk memperoleh perlindungan paten melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Ke depan, Tim SPEED merencanakan pengembangan program perbaikan berikutnya dengan fokus pada pengurangan masalah sortir ketebalan dan material menggulung pada produk Oilpack.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat inovasi, sekaligus memperkuat budaya perbaikan berkelanjutan di lingkungan industri kemasan fleksibel.

Melalui proyek ini, Tim SPEED menunjukkan bagaimana gagasan perbaikan dari lingkungan kerja dapat dikembangkan menjadi solusi teknis yang memberikan dampak terukur terhadap kualitas produk, efisiensi produksi, dan pengurangan limbah industr

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.kolomopini.com/tim-speed-indofood-berhasil-tekan-masalah-kemasan-limbah-plastik-turun-515-persen/98385/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.42 WITA

  • #Flexible Packaging
  • #Indofood CBP
  • #Tim SPEED Indofood
  • #VR-Stabilizer
  • #efisiensi produksi
  • #inovasi kemasan
  • #limbah plastik

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027
  2. 2

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  3. 3

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  4. 4

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  5. 5

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.